BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 14:46 WIB

Memahami Retinopati Diabetes: Dampak dan Tindakan Yang Perlu Diketahui

Memahami Retinopati Diabetes: Dampak dan Tindakan Yang Perlu DiketahuiMemahami Retinopati Diabetes: Dampak dan Tindakan Yang Perlu Diketahui

Retinopati diabetes merupakan salah satu komplikasi serius yang dapat mengancam penglihatan penderita diabetes. Jika tidak ditangani secara tepat, kondisi ini berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah di retina, yang menjadi bagian vital dari mata untuk melihat. Oleh karena itu, memahami gejala dan faktor risiko retinopati diabetes sangatlah penting untuk tindakan pencegahan dan perawatan.

Apa Itu Retinopati Diabetes?

Retinopati diabetes terjadi ketika diabetes merusak pembuluh darah di retina. Gangguan ini dapat berkembang secara perlahan dan seringkali tidak disadari oleh pengidapnya.

Terdapat dua tipe utama retinopati diabetes: non-proliferatif dan proliferatif. Pada tahap non-proliferatif, pembuluh darah mengalami pembengkakan, sedangkan pada proliferatif, pembuluh darah baru yang abnormal mulai terbentuk.

Awalnya, gejala retinopati diabetes sering kali tidak terlihat, tetapi seiring dengan perkembangan kondisi, pasien dapat mengalami penglihatan kabur, munculnya titik-titik gelap di pandangan, atau bahkan kehilangan penglihatan secara mendadak.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Penyebab dan Faktor Risiko

Kadar gula darah yang tidak terkontrol adalah penyebab utama dari retinopati diabetes. Semakin tinggi level gula darah, semakin besar kemungkinan terjadinya kerusakan pada pembuluh darah retina.

Faktor risiko lain meliputi durasi diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok. Penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang telah menderita dalam waktu lama memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini.

Di samping itu, wanita yang mengidap diabetes juga perlu waspada selama kehamilan, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya retinopati diabetes, sehingga pemantauan kesehatan mata jadi sangat penting.

Pencegahan dan Pengobatan

Pencegahan merupakan langkah utama untuk mencegah retinopati diabetes. Mengontrol kadar gula darah melalui penerapan pola makan sehat, berolahraga, dan mematuhi pengobatan yang dianjurkan adalah sangat dianjurkan.

Pemeriksaan mata secara rutin juga menjadi hal krusial dalam mendeteksi gejala awal. Dokter mata berperan penting dalam melakukan pemeriksaan retina untuk menemukan adanya perubahan.

Apabila sudah terdiagnosis dengan retinopati diabetes, beberapa metode pengobatan bisa dilakukan, seperti terapi laser atau pemberian obat yang disuntikkan ke dalam mata. Dalam kasus yang lebih serius, pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Memahami Retinopati Diabetes: Dampak dan Tindakan Yang Perlu Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!