Marc Randolph Pentingnya Keseimbangan Hidup di Dunia Kerja
Marc Randolph, pendiri Netflix, telah menerapkan ritual unik untuk menjaga keseimbangan hidupnya dengan menghentikan aktivitas kerja setiap Selasa pukul 17.00 selama lebih dari tiga dekade.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Ritual ini menjadi waktu istimewa bagi Randolph untuk berinteraksi dengan teman dan menghabiskan waktu di luar pekerjaan tanpa gangguan.
Selama lebih dari tiga puluh tahun, Marc Randolph memiliki batasan ketat setiap hari Selasa. Ia menyatakan, "Hujan atau cerah, saya pulang tepat pukul 5 sore dan menghabiskan malam bersama sahabat terbaik saya."
Malang Selasa baginya bukan hanya untuk bersantai, melainkan waktu 'suci' yang didedikasikan untuk hal-hal non-pekerjaan. "Tidak ada panggilan penting, rapat mendadak, atau krisis yang bisa mengganggu ritual ini," ujarnya.
Ritual ini juga berfungsi untuk menjaga ketenangan dan fokus dalam pekerjaannya. Randolph menjelaskan, "Selasa malam itu membuat saya tetap waras, dan membantu saya menyelesaikan sisa pekerjaan."
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Kebiasaan Randolph memberikan perspektif baru mengenai kesuksesan di dunia kerja, khususnya di tengah budaya 'grind culture'. Ia berpendapat bahwa pertumbuhan bisnis tidak harus dicapai dengan kelelahan, mengungkapkan, "Menjaga keseimbangan bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata yang berulang saban minggu."
Sebagai pendiri Netflix, Randolph memulai kariernya ketika perusahaan masih dalam model penyewaan DVD. Meski demikian, ia tetap mempertahankan jam kerja pada hari Selasa sebagai batasan yang tidak boleh dilanggar, menyebutkan, "Jika ada masalah pada Selasa sore, maka harus diselesaikan sebelum jam lima."
Berbeda dengan pendekatan Randolph, beberapa pemimpin teknologi lainnya memilih cara yang lebih ekstrem. Lucy Guo dari Scale AI diketahui bekerja lebih dari 90 jam per minggu dengan percaya bahwa hasil luar biasa hanya dapat dicapai melalui dedikasi yang tak terbatas.
Andrew Feldman, pendiri Cerebras, bahkan menyatakan bahwa konsep work-life balance tidak relevan bagi mereka yang mengejar prestasi tinggi. Meski demikian, terdapat suara dari para tokoh senior yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik.
Jamie Dimon, CEO JPMorgan, menegaskan bahwa kesehatan mental adalah bagian penting dari perjalanan karier. Di sisi lain, CEO Whole Foods, Jason Buechel, menerapkan batasan jam kerja yang jelas dan mendorong karyawan untuk mengambil cuti berbayar sepenuhnya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: