BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 11:01 WIB

Pengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto

Pengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo SubiantoPengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan sepuluh nama penerima gelar pahlawan nasional pada hari ini, Senin (10/11). Salah satu nama penting dalam daftar tersebut adalah Presiden ke-2 RI Soeharto.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sepuluh pahlawan nasional ini dipilih dari 49 nama yang diusulkan, dengan 40 di antaranya merupakan usulan baru.

Proses Seleksi Pahlawan Nasional

Penganugerahan gelar pahlawan nasional dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 yang ditetapkan pada 6 November 2025. Proses seleksi melibatkan penilaian dari berbagai aspek sejarah dan kontribusi tokoh-tokoh yang diusulkan.

Daftar yang terpilih mencakup pahlawan dari berbagai region di Indonesia, mencerminkan keragaman kontribusi terhadap bangsa. Menteri Sekretaris Negara menekankan pentingnya mengenang jasa-jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan.

Dari 49 nama yang diusulkan, pemilihan akhir menyisakan sepuluh nama terpilih. Fadli Zon, Ketua Dewan Gelar, mengungkapkan komitmen untuk mengakui jasa pahlawan di tengah tantangan sejarah yang kompleks.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Nama-Nama Pahlawan Nasional 2025

Sepuluh nama yang diumumkan sebagai pahlawan nasional terdiri atas Abdurrahman Wahid, Jenderal Besar Soeharto, aktivis buruh Marsinah, dan pahlawan lainnya yang memiliki peran signifikan. Masing-masing dari mereka dipilih berdasarkan kontribusi yang luar biasa dalam sejarah Indonesia.

Soeharto, yang memimpin negara selama 32 tahun, dianggap layak mendapatkan gelar ini berkat sumbangsihnya dalam pembangunan nasional. Selain itu, keterlibatannya dalam operasi militer penting juga menjadi faktor penentu dalam proses seleksi.

Lima pahlawan lainnya, seperti Hajjah Rahmah El Yunusiyah dan Zainal Abidin Syah, juga diakui berkat peran mereka yang beragam dalam memperjuangkan kebaikan untuk masyarakat.

Pandangan Terhadap Soeharto

Fadli Zon menjelaskan bahwa Soeharto dinilai layak oleh Dewan Gelar berkat kontribusinya serta peran penting dalam momen bersejarah, seperti Serangan Umum 1 Maret 1949. Namun, situasi yang meruncing pasca-peristiwa G30S 1965 menimbulkan beragam pandangan di masyarakat.

Walaupun Soeharto memiliki banyak pendukung, ada juga kritik yang menyuarakan ketidakpuasan atas warisan kepemimpinannya. Dewan Gelar menolak untuk mengaitkan pencapaian Soeharto dengan tuduhan pelanggaran tidak manusiawi.

Dengan penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami konteks sejarah yang melingkupi setiap individu yang dianugerahi gelar pahlawan.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengumuman Sepuluh Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!