Insiden Pingsan di Acara Gedung Putih: Apa yang Terjadi Selama Pengumuman Pemotongan Harga Obat?
Acara penting di Ruang Oval Gedung Putih yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump terhenti akibat insiden pingsannya salah satu tamu undangan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Insiden itu terjadi saat Trump mengumumkan pemotongan harga obat untuk obesitas pada Kamis, 6 November 2025.
Gordon Findlay, perwakilan dari perusahaan farmasi Novo Nordisk, jatuh pingsan saat mendengarkan pengumuman tentang kesepakatan harga obat obesitas.
Menurut laporan dari media AFP dan Anadolu Agency, pingsannya Findlay terjadi secara tiba-tiba dan mengganggu jalannya acara yang telah dipersiapkan dengan matang.
Dalam momen tersebut, Presiden Trump terlihat langsung mengambil tindakan dengan menyaksikan evakuasi Findlay sementara beberapa pendukungnya memberikan pertolongan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Di antara mereka yang memberikan bantuan adalah Mehmet Oz, seorang dokter dan administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid di pemerintahan Trump.
Oz terlihat segera menjangkau Findlay untuk memberikan pertolongan pertama, menunjukkan respons cepat terhadap situasi darurat.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, melaporkan bahwa Unit Medis Gedung Putih segera bertindak dan Findlay kini dalam keadaan baik setelah diperiksa.
Acara dilanjutkan sekitar satu jam setelah insiden pingsan, setelah keadaan dianggap aman dan situasi terkendali.
Presiden Trump memberi informasi mengenai keadaan Findlay, menyatakan bahwa ia mengalami sedikit masalah kesehatan namun kini baik-baik saja.
Trump menambahkan, "Mereka baru saja membawanya keluar, dan dia mendapatkan dokter di sini. Tapi dia baik-baik saja." Kehadiran wartawan di acara itu dikawal keluar sebelum acara dilanjutkan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: