Calon Progresif Dominasi Pemilihan Wali Kota New York 2025
Pemilihan Wali Kota New York yang dijadwalkan pada 4 November 2025 menunjukkan potensi besar bagi calon dari Partai Progresif, Zohran Mamdani, yang saat ini memimpin dalam survei. Di sisi lain, mantan Presiden Donald Trump mengancam akan mengurangi dana federal jika Mamdani terpilih.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Kampanye Mamdani yang mengedepankan kebijakan pro-rakyat menarik perhatian positif publik. Dalam konstelasi pemilihan ini, Eric Adams, wali kota saat ini, mengundurkan diri dari pencalonannya akibat sejumlah kontroversi.
Pemilihan wali kota di New York berlangsung setiap empat tahun dengan ketentuan dua periode untuk masing-masing individu. Eric Adams, wali kota saat ini, terpaksa mundur dari pencalonan tahun ini karena kontroversi yang melibatkannya.
Di antara para calon lainnya, terdapat nama Andrew Cuomo dan Curtis Sliwa yang juga bersaing untuk kursi wali kota. Komisi Pemilihan Umum New York melaporkan bahwa jumlah suara awal yang diberikan mencapai 734.317 hanya dalam sembilan hari, menunjukkan tanda-tanda partisipasi yang lebih baik dibanding pemilihan sebelumnya.
Survei dari Universitas Quinnipiac menunjukkan bahwa Zohran Mamdani mendapatkan dukungan sebesar 43%, sedangkan Andrew Cuomo berada di posisi kedua dengan 33%, dan Curtis Sliwa memperoleh 14%.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Mamdani mengusung sejumlah kebijakan termasuk pajak bagi orang-orang terkaya di New York, kenaikan tarif perusahaan, serta pembekuan tarif sewa apartemen. Ia juga berfokus pada peningkatan subsidi perumahan bagi warga yang membutuhkan.
Dukungan yang diraih Mamdani mencerminkan peningkatan kepuasan publik terhadap kebijakan pro-rakyat yang ditawarkannya.
Mantan Presiden Donald Trump mengekspresikan keprihatinannya terhadap kemungkinan terpilihnya Mamdani sebagai Wali Kota. Trump mengarahkan pendukungnya untuk memberikan suara pada Cuomo, dengan alasan bahwa memilih Sliwa justru akan menguntungkan Mamdani.
Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan, “Terlepas jika Anda mendukung Cuomo, sebenarnya Anda tidak punya pilihan. Anda harus memilihnya dan berharap ia melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Pernyataan ini menunjukkan ketegangan politik yang semakin meningkat terkait pemilihan mendatang, dan menciptakan suasana persaingan yang ketat antara para calon.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: