Seruan 450 Tokoh Yahudi Dunia untuk Sanksi pada Israel Terkait Gaza
Lebih dari 450 tokoh Yahudi di seluruh dunia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengenakan sanksi pada Israel atas tindakan genosida yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Pernyataan ini disampaikan melalui surat terbuka yang ditandatangani oleh mantan pejabat Israel dan sejumlah tokoh terkenal, termasuk pemenang Oscar.
Dalam surat yang dikutip oleh The Guardian, para penandatangan menyatakan, "Kami tidak lupa begitu banyak hukum, piagam, dan konvensi yang ditetapkan untuk melindungi dan menjaga seluruh kehidupan manusia diciptakan sebagai respons terhadap Holocaust."
Mereka menegaskan bahwa perlindungan tersebut telah dilanggar secara terus-menerus oleh Israel dan menyerukan agar pemimpin dunia mematuhi keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Tokoh-tokoh ini juga mendesak agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum internasional melalui transfer senjata dan memastikan bantuan kemanusiaan yang memadai untuk Gaza.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Dalam surat tersebut, para tokoh juga meminta agar klaim palsu antisemit yang ditujukan kepada individu atau kelompok yang menyerukan perdamaian dan keadilan harus ditolak.
"Solidaritas kami dengan Palestina bukanlah pengkhianatan terhadap Yudaisme, melainkan pemenuhan," tulis mereka.
Mereka mengutip prinsip bahwa menghancurkan satu nyawa setara dengan menghancurkan seluruh dunia, menekankan perlunya menghentikan tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil.
Sejak Oktober 2023, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Palestina yang menargetkan warga sipil dan fasilitas sipil seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan kamp pengungsian.
Akibat dari agresi tersebut, lebih dari 68.000 warga Palestina dilaporkan tewas, dengan 177.000 orang lainnya mengalami luka-luka, serta jutaan orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Meskipun Israel dan Hamas telah mencapai gencatan senjata fase pertama, serangan terhadap Gaza oleh pasukan Zionis tetap berlanjut, melanggar kesepakatan yang telah ada.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: