BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 16:19 WIB

Kunjungan Presiden Afrika Selatan: Menilik Sejarah dan Masa Depan Hubungan dengan Indonesia

Kunjungan Presiden Afrika Selatan: Menilik Sejarah dan Masa Depan Hubungan dengan IndonesiaKunjungan Presiden Afrika Selatan: Menilik Sejarah dan Masa Depan Hubungan dengan Indonesia

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas sejarah dan masa depan hubungan kedua negara.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Ramaphosa menjelaskan bahwa kedatangan orang Indonesia ke Afrika Selatan memiliki akar sejarah yang dalam dan berlanjut dalam kerjasama bilateral yang semakin erat.

Sejarah Awal Hubungan Indonesia dan Afrika Selatan

Presiden Ramaphosa menyatakan, "Hubungan Afsel dan Indonesia punya akar dalam sejarah kita, sebuah sejarah yang merentang sekitar 350 tahun, saat orang Indonesia pertama dibawa kolonial Belanda ke Afsel saat itu."

Pernyataan tersebut mencerminkan bagaimana akar sejarah ini menjadi fondasi bagi hubungan kedua negara yang berlanjut hingga saat ini.

Interaksi awal antara Indonesia dan Afrika Selatan ditandai dengan konteks kolonial yang membawa dampak pada dinamika sosial dan budaya antara keduanya.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Konferensi Asia-Afrika: Landasan Kerja Sama

Ramaphosa menyoroti partisipasi Afrika Selatan dalam Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung di Bandung pada tahun 1955, dengan menyatakan, "Ini adalah bukti terjalinnya hubungan kedua negara yang erat."

Konferensi ini tidak hanya menjadi ajang dialog internasional tetapi juga menjadi pondasi bagi kerjasama yang lebih erat dalam isu-isu global.

Peringatan 50 tahun Konferensi Asia-Afrika pada tahun 2015 dihadiri oleh para pemimpin negara non-blok, yang menandakan solidaritas antar bangsa.

Masa Depan Hubungan Bilateral Indonesia dan Afrika Selatan

Ramaphosa mengekspresikan kebahagiaannya dengan bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS, melihatnya sebagai langkah untuk memperluas kerja sama bilateral antara kedua negara.

Ia menyatakan, "Kita sudah setuju untuk meningkatkan nilai perdagangan antar dua negara, sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif."

Pernyataan ini mencerminkan harapan besar untuk peningkatan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan strategis di masa mendatang.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kunjungan Presiden Afrika Selatan: Menilik Sejarah dan Masa Depan Hubungan dengan Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!