Museum Louvre Kembali Dibuka Setelah Perampokan Menghebohkan
Museum Louvre di Paris kembali dibuka untuk pengunjung pada Rabu (22/10) setelah ditutup selama tiga hari akibat perampokan perhiasan pada tanggal 19 Oktober.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Walaupun museum telah beroperasi kembali, Galeri Apollo yang menjadi lokasi kejadian masih ditutup demi kepentingan penyelidikan.
Perampokan yang terjadi pada siang hari bolong ini diperkirakan mengakibatkan kerugian sekitar 88 juta Euro, yang dianggap oleh jaksa Paris sebagai "tidak tertandingi." Meskipun nilai kerugian finansial sangat besar, yang lebih menyedihkan adalah hilangnya warisan sejarah yang bernilai tinggi di museum.
Kelompok perampok diduga menggunakan truk yang dilengkapi tangga untuk mengakses museum, membawa pergi barang-barang berharga yang tidak ternilai. Antara barang yang dicuri terdapat kalung zamrud dan berlian yang diberikan Napoleon I kepada Permaisuri Marie-Louise, serta sebuah diadem milik Permaisuri Eugenie yang dihiasi hampir 2.000 berlian.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Lebih dari 100 penyidik dikerahkan untuk membongkar komplotan perampokan ini. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, dengan penuh keyakinan menyatakan, "Saya meyakini sepenuhnya, itu pasti, bahwa kita akan menemukan para pelakunya."
Penutupan Museum Louvre selama periode penyelidikan menimbulkan kekecewaan besar di kalangan pengunjung yang telah merencanakan kunjungan mereka. Salah satu pengunjung, Fanny, mengatakan, "Kami sangat berharap museum akan buka. Kami sudah memesan tempat untuk hari ini, dan kami tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk datang."
Insiden perampokan ini kembali memicu perdebatan mengenai sistem keamanan di museum-museum Prancis, terutama menyusul dua peristiwa serupa yang terjadi bulan lalu. Banyak pihak mempertanyakan seberapa efektif langkah-langkah keamanan yang diterapkan dan bagaimana peristiwa seperti ini bisa terjadi di lokasi yang seharusnya aman.
Pihak museum mengakui bahwa meskipun telah berusaha memperketat sistem keamanan, insiden ini menunjukkan bahwa tantangan masih ada. Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan sistem keamanan di museum-museum di masa mendatang.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: