BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 16:49 WIB

Kolonel Michael Randrianirina Dilantik sebagai Presiden Sementara Madagaskar

Kolonel Michael Randrianirina Dilantik sebagai Presiden Sementara MadagaskarKolonel Michael Randrianirina Dilantik sebagai Presiden Sementara Madagaskar

Kolonel Michael Randrianirina, komandan unit militer elite CAPSAT, diangkat sebagai presiden sementara Madagaskar pada 17 Oktober 2025.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Pelantikan ini mengikuti pemakzulan presiden sebelumnya, Andry Rajoelina, dalam situasi unjuk rasa yang meluas disebabkan ketidakpuasan publik terhadap pemerintah.

Situasi Politik Terakhir di Madagaskar

Madagaskar kini menghadapi krisis politik serius setelah pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada 14 Oktober 2025. Pengambilan alih tersebut terjadi setelah unjuk rasa yang berkepanjangan menuntut perubahan menyusul kekurangan air dan energi yang melanda warga.

Sebelum dimakzulkan, Andry Rajoelina, presiden yang telah menjabat sejak 2009, dituduh tidak mampu mengelola negara. Dalam ketegangan yang meningkat, ia dilaporkan melarikan diri, sehingga meninggalkan kekosongan kekuasaan yang kini diisi oleh militer.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Pengambilan Alih Kekuasaan dan Reaksi Internasional

Setelah pengambilalihan oleh CAPSAT, Kolonel Randrianirina menegaskan bahwa militer tidak melakukan kudeta, tetapi mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan negara. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan, "Ini bukan kudeta, ini adalah kasus pengambilan tanggung jawab karena negara ini berada di ambang kehancuran."

Pengambilalihan ini diperoleh dengan kritik dari komunitas internasional. PBB menilai situasi ini sebagai tindakan inkonstitusional, mengingatkan kembali pada sejumlah negara bekas koloni Prancis yang mengalami kudeta dalam beberapa tahun terakhir.

Rencana Transisi Menuju Pemerintahan Sipil

Randrianirina mengumumkan rencananya untuk mengadakan pemilihan umum dalam waktu 18 hingga 24 bulan ke depan. Sementara itu, ia menyusun pemerintahan baru dan menyebutkan bahwa konsultasi sedang berlangsung untuk penunjukan Perdana Menteri agar transisi ini berjalan dengan lancar.

Walaupun situasi di Antananarivo tetap tenang, warga masih skeptis terhadap langkah-langkah yang diambil. Gerakan Gen Z, yang diinisiasi oleh pemuda, berharap perubahan politik ini dapat mendorong sistem yang lebih baik untuk Madagaskar.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kolonel Michael Randrianirina Dilantik sebagai Presiden Sementara Madagaskar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!