Program Magang Nasional 2025: Peluang dan Tantangan
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa jumlah pendaftar program magang nasional tahun 2025 mencapai 104.711 orang, dengan 20 ribu di antaranya diterima untuk tahap pertama.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Program ini melibatkan 1.147 perusahaan yang berpartisipasi di seluruh Indonesia, memberikan peluang bagi lulusan sarjana dan diploma untuk mendapatkan pengalaman kerja.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa tahap pertama dari program ini akan menyertakan 20 ribu peserta, sementara gelombang kedua diharapkan melibatkan 80 ribu peserta ke depannya.
Yassierli menekankan bahwa program ini bertujuan untuk membuka kesempatan dan pengalaman kerja di berbagai sektor industri bagi lulusan di Indonesia.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Proses seleksi peserta magang dilakukan oleh perusahaan secara langsung, dan bukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Para pelamar akan diminta memilih tiga posisi magang yang diminati, yang selanjutnya akan diseleksi oleh perusahaan berdasarkan kebutuhan mereka.
Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) memberikan perhatian khusus mengenai potensi penyalahgunaan program magang untuk eksploitasi tenaga kerja muda.
Presiden ASPIRASI, Mirah Sumirat, mengingatkan perlunya pengawasan agar program ini tidak dimanfaatkan untuk menghindari kewajiban ketenagakerjaan.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: