BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 11:03 WIB

Kunjungan Gus Ipul ke Korban Runtuhnya Pondok Pesantren di Sidoarjo

Kunjungan Gus Ipul ke Korban Runtuhnya Pondok Pesantren di SidoarjoKunjungan Gus Ipul ke Korban Runtuhnya Pondok Pesantren di Sidoarjo

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, lebih dikenal sebagai Gus Ipul, baru-baru ini mengunjungi Haical Aditya, seorang santri yang menjadi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Dalam kunjungannya, Gus Ipul menekankan perhatian pemerintah untuk membantu penanganan korban melalui dukungan dari berbagai kementerian.

Kunjungan dan Semangat bagi Santri

Gus Ipul mengungkapkan rasa syukur dapat menjenguk Haical, yang sebelumnya berhasil dievakuasi setelah terjebak selama dua hari di bawah reruntuhan. 'Saya bisa menjenguk kembali Haical, di mana pada waktu itu hari ke-3, hari Rabu, tepatnya saya pas bersama Ibu Kadinsos Provinsi, Pak Wagup, dan Kepala Basarnas menyaksikan secara langsung evakuasi terhadap Haical ini,' jelasnya.

Haical, yang kini menghadapi tantangan baru setelah kakinya terpaksa diamputasi, menerima dukungan semangat dari Gus Ipul. 'Kamu dapat salam dari presiden, presiden memberikan perhatian, memberikan atensi, makanya yang kerja keroyokan dari berbagai Kementerian, untuk mendukung Haical supaya cepat sehat,' ungkap Gus Ipul.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Proses Penanganan Korban

Gus Ipul menjelaskan bahwa penanganan korban melalui tiga tahap penting yaitu evakuasi, kedaruratan, dan rehabilitasi. 'Pertama adalah tahap evakuasi dan kedaruratan, saya ingin berterima kasih juga tim evakuasi, Basarnas, BNPB, Kepolisian, TNI telah bekerja dengan baik pada masa-masa evakuasi dan masa-masa kedaruratan,' paparnya.

Dalam penanganan korban, Gus Ipul mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. 'Kemensos terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan penguatan kepada para korban,' jelasnya, menekankan pentingnya dukungan bagi keluarga yang masih menunggu identifikasi.

Kondisi Korban dan Upaya Pemberdayaan

Kondisi korban yang mengalami luka berat dan ringan menjadi perhatian utama. Data terbaru mencatat ada sekitar 74 korban luka ringan, 24 korban luka berat, serta 63 orang yang meninggal dunia pasca insiden tersebut. Gus Ipul menegaskan bahwa rehabilitasi harus diperhatikan, baik rehabilitasi medis maupun sosial.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan perlindungan sosial dan jaminan kepada keluarga korban. Gus Ipul menyatakan, 'Kita akan mendampingi keluarga terutama bagi keluarga yang putranya itu cukup mengalami luka berat sampai ada amputasi atau juga luka-luka lain yang memang memerlukan pendampingan sampai nanti tentu pemberdayaan.'

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kunjungan Gus Ipul ke Korban Runtuhnya Pondok Pesantren di Sidoarjo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!