Axl Rose Kibarkan Bendera Palestina dalam Konser Guns N' Roses di Bogota
Axl Rose, vokalis band legendaris Guns N' Roses, mengejutkan penonton di konser yang berlangsung di Vive Claro, Bogota, Kolombia, pada 7 Oktober 2025, dengan mengibarkan bendera Palestina.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Aksi tersebut dilakukan saat lagu 'Civil War' dibawakan, sebagai bentuk penghormatan dan kecaman terhadap kekerasan yang terjadi di kawasan tersebut.
Konser Guns N' Roses di Bogota berlangsung setelah penyelenggara mendapatkan persetujuan dari otoritas setempat hanya tiga hari sebelum acara. Meskipun terjadi ketidakpastian, antusiasme para penggemar tetap tinggi saat band ini membawakan lagu-lagu ikonik mereka sejak era 90-an.
Axl Rose membuka konser dengan menampilkan lagu 'Welcome to the Jungle' di bawah cahaya bulan yang cerah, diikuti dengan perkataan, "Semua teman Kolombia kami ada di sini." Penawaran aksi ini menunjukkan kehangatan dan semangat dari band asal Los Angeles ini.
Selama pertunjukan, band juga membawakan lagu-lagu legendaris seperti 'Mr. Brownstone', 'Chinese Democracy', dan 'November Rain', membuat para penonton bernostalgia akan masa lalu bersama musik rock.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Salah satu momen paling emosional terjadi saat Axl Rose mengibarkan bendera Palestina, yang bertuliskan pesan 'I Don't Need Your Civil War' di akhir lagu 'Civil War'. Tindakan ini disambut tepuk tangan meriah dari para pengunjung, menandai pernyataan penolakan terhadap konflik bersenjata.
Rose mengalungkan bendera tersebut di lehernya sebelum menyerahkannya kepada tim, dengan berjanji untuk mengembalikan bendera yang ditandatangani kepada pemiliknya. Momen ini diakui sebagai pesan tegas untuk perdamaian dan dukungan terhadap kemanusiaan.
Media sosial turut merespons aksi ini, dengan banyak penggemar memberikan komentar positif, seperti, "Ini namanya berada di pihak kemanusiaan" dan "Rock pada dasarnya adalah demonstrasi politik."
Pada hari konser, beberapa jam sebelum acara dimulai, kelompok pro-Palestina dan aktivis lingkungan menggelar protes di depan panggung Vive Claro. Puluhan pengunjuk rasa membawa spanduk serta slogan-slogan terkait kondisi di Palestina dan dampak kekerasan di daerah tersebut.
Protes tersebut menyebabkan terjadinya blokade dan penundaan di Jalan 26, namun hal tersebut tidak memengaruhi kesuksesan konser. Gebrakan musik dari Guns N' Roses tetap menggema, menandai perayaan bagi ribuan penggemar yang hadir.
Konser berlanjut hingga akhir, dengan penampilan beberapa lagu pamungkas seperti 'Sweet Child o' Mine' dan 'Paradise City', menegaskan kembali hubungan erat band dengan penggemarnya di Kolombia.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: