Tim gabungan Ditreskrimum Polda Riau dan Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat tersangka terkait pembunuhan seorang wanita berusia 60 tahun bernama Dumaris Boru Sitio. Penangkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda setelah penyelidikan yang intensif.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengonfirmasi bahwa salah satu pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta menambahkan bahwa semua pelaku telah ditangkap dan konferensi pers mengenai perkara ini akan segera dilaksanakan.
Proses Penangkapan yang Terkoordinasi
Kapolda Riau menyatakan bahwa tim gabungan yang melibatkan Ditreskrimum Polda Riau dan Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan keempat pelaku. Penangkapan dilakukan di dua lokasi, yakni di Aceh Tengah dan Kota Binjai, Sumatera Utara.
Kombes Muharman Arta, Kapolresta Pekanbaru, menyatakan, "Alhamdulillah, tim gabungan Resmob, Jatanras Polda Riau, dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus curas yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru."
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Detail Kasus Pembunuhan
Dumaris ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya pada Rabu, 29 April, oleh suaminya, Salmon Mena. Korban dalam kondisi mengenaskan dengan luka di sekujur tubuh, tubuhnya diduga diserang dalam sebuah aksi perampokan.
Rekaman CCTV momen pembunuhan menunjukkan para pelaku datang menggunakan mobil hitam, dengan salah satunya diduga berinisial AF, menantu korban. Penanganan perkara ini mulai mendapatkan perhatian luas setelah terungkapnya rekaman tersebut.
Kronologi dan Identifikasi Pelaku
Dalam rekaman CCTV, terlihat interaksi normal antara para pelaku dan korban sebelum kejadian. Ternyata situasi ini berbalik, saat seorang pria yang diduga selingkuhan AF menyerang korban dengan menggunakan kayu balok.
Meskipun para pelaku telah ditangkap, Kapolresta Muhammad Arta belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas atau peran masing-masing pelaku dalam kejadian ini. Ia memastikan bahwa informasi lebih detail akan diungkap dalam konferensi pers mendatang.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: