Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Fadly Alberto Hengga, menyampaikan permohonan maaf setelah insiden tendangan kungfu yang terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Permintaan maaf tersebut disampaikan usai laga melawan Dewa United Banten FC U-20 di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April 2025.
Permohonan Maaf kepada Rekan dan Korban
Fadly mengungkapkan permintaan maaf di akun Instagram pribadinya, menyatakan, 'Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20.'
Ia secara khusus meminta maaf kepada Rakha Nurkholis, yang menjadi korban tendangannya, dengan menegaskan, 'Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis.'
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Tanggung Jawab Terhadap Tim dan Nama Baik
Dalam pernyataannya, Fadly juga mengakui tanggung jawabnya terhadap timnya, dengan menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen dan rekannya, 'Untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim.'
Ia lebih jauh menyoroti dampak dari tindakannya, dengan mengatakan, 'Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya.'
Konteks Pertandingan dan Insiden
Pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 berlangsung dengan tensi tinggi, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United, namun memicu kontroversi.
Insiden ini terjadi setelah gol kedua Dewa United yang ditentang oleh tim Bhayangkara, yang memicu keributan di antara pemain dan ofisial di menit ke-81, dan dalam kondisi tersebut, Fadly melakukan tindakan yang memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: