Selasa, 14 APRIL 2026 • 11:54 WIB

Taktik Hukum Rossa untuk Menghadapi Fitnah di Media Sosial

Author

Taktik Hukum Rossa untuk Menghadapi Fitnah di Media Sosial

Rossa, penyanyi terkenal Indonesia, mengambil tindakan hukum untuk menghadapi serangkaian fitnah di media sosial yang mengancam reputasinya. Langkah tegas ini menunjukkan komitmen Rossa dan tim hukum dalam menanggapi penyebaran informasi yang salah.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tuleka, mengungkapkan bahwa foto dan video milik Rossa telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Usaha ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan platform digital.

Pemberantasan Konten Manipulatif

Rossa berkolaborasi dengan tim hukum untuk menyelidiki akun-akun yang terlibat dalam penyebaran konten hoaks. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ikhsan Tuleka menegaskan bahwa penyebaran informasi tersebut sudah melampaui batas kewajaran.

Ikhsan menyebutkan, "Ini ya, ini contoh, jadi teman-teman media ini contoh ya konten-konten itu. Mereka mengambil gambar, foto, video dari T.O.C, lagu atau musik, dijahit dengan fitnah untuk menaikkan engagement." Tindakan ini tidak hanya merugikan Rossa, tetapi juga menunjukkan ketidakbertanggungjawaban pelaku.

Aksi hukum ini dimaksudkan sebagai edukasi bagi publik. Ikhsan menambahkan, "Jadi sekali lagi kami pertegas bahwa ini menunjukkan bahwa kita bertumbuh secara media sosial penggunanya, tapi tidak berbanding lurus dengan kecerdasan atau kecermatan masyarakat kita dalam menggunakan media sosial."

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Tuntutan Moral dan Hukum

Dalam proses ini, pihak Rossa juga menuntut permohonan maaf dari akun-akun yang telah menyebarkan hoaks. Natalia Rusli, anggota tim kuasa hukum, menegaskan bahwa meskipun konten telah dihapus, tanggung jawab moral tetap harus dipenuhi.

"Meminta maaf, karena walaupun sudah men-take down, kami sudah men-screenshot semuanya, bukti-buktinya sudah ada di tangan kami," kata Natalia. Hal ini menunjukkan pentingnya tindakan bertanggung jawab atas publikasi yang salah.

Natalia menekankan, "Tapi itu sudah menghancurkan harkat, martabat, reputasi seorang diva seperti itu." Dengan bukti yang ada, mereka berusaha agar masyarakat menyadari dampak negatif dari informasi yang tidak akurat.

Langkah Selanjutnya jika Somasi Diabaikan

Rossa berencana untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut jika somasi yang diajukan tidak mendapatkan respon positif. Natalia menyampaikan bahwa mereka akan melaporkan individu-individu yang terlibat kepada pihak kepolisian.

"Jadi semua apabila tidak bisa bekerja sama dengan baik dan menerima masukan dan somasi dari kami, maka kami akan proses hukum selanjutnya," jelasnya. Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera meskipun mungkin memakan waktu.

Dengan langkah-langkah yang diambil, tim hukum Rossa berharap untuk meningkatkan kesadaran di masyarakat tentang pentingnya bertanggung jawab dalam penyebaran informasi.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU