Senin, 30 MARET 2026 • 23:32 WIB

Final Dramatis: Timnas Indonesia Terhenti di Tangan Bulgaria dengan Skor Tipis

Author

Final Dramatis: Timnas Indonesia Terhenti di Tangan Bulgaria dengan Skor Tipis

Timnas Indonesia harus mengubur impian membawa pulang trofi FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam, 30 Maret.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Gol penalti yang menjadi penentu kemenangan Bulgaria terjadi setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran di kotak penalti.

Detik-detik Penting Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan semangat tinggi dari kedua tim, namun Indonesia harus menghadapi kesulitan di menit ke-35 ketika Kevin Diks melanggar Zdravko Dimitrov di kotak penalti.

Marin Petkov berhasil mengeksekusi penalti dengan baik, menjebol gawang Emil Audero dan membawa Bulgaria unggul.

Setelah gol tersebut, Indonesia berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, tetapi peluang itu belum juga terwujud hingga babak pertama berakhir.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Perubahan Strategi di Babak Kedua

Pelatih John Herdman melakukan perubahan taktik di babak kedua dengan memasukkan Ivar Jenner untuk menambah daya serang tim.

Meskipun Indonesia bertekad untuk mencetak gol, Bulgaria tetap menunjukkan ketahanan yang luar biasa dengan pressing tinggi, menyulitkan Indonesia untuk mengembangkan permainan.

Bulgaria nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-56, namun Justin Hubner melakukan blok vital untuk menyelamatkan gawang Indonesia.

Usaha Terakhir Timnas Indonesia

Memasuki menit ke-71, Indonesia menciptakan peluang berbahaya lewat sepakan lob Ole Romeny, tetapi usaha tersebut hanya membentur mistar gawang.

Drama semakin meningkat ketika Rizky Ridho melepaskan tembakan keras di menit ke-86, namun kiper Bulgaria, Dimitar Mitov, berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Meskipun terus memberikan tekanan hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia gagal mencetak gol penyama kedudukan dan harus mengakui kekalahan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU