Sabtu, 07 MARET 2026 • 18:05 WIB

Keberangkatan Donny Fattah: Rock Indonesia Kehilangan Seorang Ikon

Author

Keberangkatan Donny Fattah: Rock Indonesia Kehilangan Seorang Ikon

Industri musik Indonesia sedang berduka setelah kepergian Donny Fattah, bassist legendaris dari God Bless, yang meninggal dunia di usia 77 tahun di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Berita duka ini disampaikan oleh pihak band melalui akun Instagram resmi mereka pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.

Pengumuman Duka Cita

Pihak God Bless mengunggah foto hitam putih Donny Fattah dengan caption yang menyentuh hati, menginformasikan tentang kepergiannya disertai harapan agar amal baiknya diterima di sisi Tuhan.

"Inna lillahi wa inna ilahi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta," tulis mereka dalam unggahan tersebut.

Pada unggahan yang sama, mereka juga meminta maaf jika ada kesalahan almarhum serta mendoakan agar amal Donny diterima di sisi Tuhan.

Kabar duka juga tersebar di kalangan produser musik, seperti Adib Hidayat, yang mengumumkan lewat media sosial tentang meninggalnya Donny.

Detail Pemakaman dan Riwayat Hidup

Berdasarkan informasi yang beredar, jenazah Donny Fattah akan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta, sebelum dimakamkan di TPU Kampung Kandang.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Walau demikian, rincian lebih lanjut mengenai waktu pemakaman masih akan diumumkan kemudian.

Lahir pada 24 September 1949, Donny Fattah dikenal dengan nama asli Jidon Patta Onda Gagola dan sudah menjadi ikon dalam dunia musik Indonesia.

Sebagai salah satu pendiri grup musik God Bless, Donny juga pernah menjadi bagian dari Gong 2000 dan terlibat dalam berbagai proyek musik bersama penyanyi rock ternama.

Warisan Musik Donny Fattah

Donny Fattah dikenal bukan hanya sebagai bassist, tetapi juga sebagai pencipta lagu yang melibatkan banyak artis di kancah musik rock Indonesia.

Meskipun menderita komplikasi dari tiga penyakit serius, yaitu sarkopenia, penyumbatan vaskular, dan autoimun, kecintaannya terhadap musik tidak pernah pudar.

Dia tetap menganggap panggung sebagai bagian penting dari hidupnya, menunjukkan dedikasi dan semangat yang menginspirasi banyak orang.

Kepergiannya meninggalkan jejak yang mendalam di hati jutaan penggemar dan komunitas musik di Indonesia.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU