Jerman secara tegas menolak untuk ikut dalam serangan yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Negara ini menekankan pentingnya menghindari keterlibatan dalam konflik militer di kawasan tersebut.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menegaskan bahwa setiap perubahan di Iran harus berasal dari keputusan rakyatnya sendiri. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers kepada wartawan.
Penolakan Keterlibatan Militer
Dalam pernyataannya, Johann Wadephul menyatakan, "Jerman tidak berpartisipasi dalam perang ini. Dan itu akan tetap begitu." Pernyataan tersebut menggarisbawahi sikap Jerman yang tidak ingin terjebak dalam perang yang berkepanjangan.
Ia juga menambahkan, "Kami juga tidak berpartisipasi dalam langkah-langkah konkret apa pun untuk perubahan rezim di negara mana pun, termasuk Iran." Dengan sikap ini, Jerman menunjukkan komitmennya untuk tetap netral dalam konflik bersenjata.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Komunikasi dengan Oposisi Iran
Wadephul menyatakan bahwa Jerman terus berkomunikasi dengan oposisi Iran. Dia menegaskan dukungan untuk rakyat Iran dalam menghadapi tindakan represif dari rezim yang berkuasa.
"Kami bergantung pada rakyat Iran sendiri, yang pada akhirnya berada dalam posisi mengambil nasib mereka sendiri dan mungkin mengatasi rezim ini," tuturnya. Pendekatan ini mencerminkan keinginan Jerman untuk memberikan dukungan tanpa intervensi langsung.
Kutukan Terhadap Serangan Balasan Iran
Meski menolak keterlibatan militer, Johann Wadephul dengan tegas mengutuk serangan Iran di wilayah Teluk. Ia menyerukan kepada Teheran untuk segera menghentikan aksi agresif tersebut.
"Kami mengutuk serangan Iran, tidak hanya terhadap negara-negara Teluk, tetapi juga ancaman terhadap Siprus sebagai anggota Uni Eropa," kata Wadephul. Ia juga mengingatkan adanya ancaman terhadap negara lain seperti Turki dan Azerbaijan yang turut terancam.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: