Perekonomian Indonesia dipastikan mampu bertahan dengan target pertumbuhan mencapai 5,4% meskipun menghadapi ketegangan global baru-baru ini, terutama konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menunjukkan bahwa simulasi risiko yang dilakukan membuktikan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan turun di bawah angka tersebut.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi
Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap di atas 5%, mendekati target 5,4%. Juda Agung menekankan bahwa analisis risiko yang dilakukan Kementerian Keuangan tetap optimis, meskipun situasi ekstrem dapat terjadi.
Dalam acara Indonesia Economic Forum 2026, Juda menjelaskan pentingnya kesiapan ekonomi domestik untuk menghadapi tantangan yang mungkin muncul akibat ketegangan internasional.
Ia juga menyoroti bahwa meski skenario terburuk bisa muncul, hal ini dianggap tidak realistis untuk dimasukkan dalam proyeksi pertumbuhan yang dibuat saat ini.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Peran BPI Danantara dalam Pengelolaan Ekonomi
Salah satu kunci dalam daya tahan ekonomi Indonesia adalah Badan Pengelola Investasi Danantara. Menurut Juda Agung, BPI Danantara berperan sebagai motor penggerak investasi yang signifikan dalam pertumbuhan ekonomi.
Juda menyatakan, "Danantara sekarang ini part of macroeconomic management dari Indonesia." Penekanan pada konsumsi dan belanja pemerintah juga menjadi bagian dari strategi untuk menjaga pertumbuhan tersebut.
Pemerintah melalui BPI Danantara berfokus pada sektor-sektor utama yang mendukung pertumbuhan, seperti konsumsi masyarakat dan belanja yang diarahkan untuk kesejahteraan.
Investasi Dalam Negeri dan Luar Negeri
Juda Agung juga menegaskan bahwa saat ini investasi dalam negeri mendominasi, berkat upaya yang dilakukan oleh BPI Danantara. Ini menunjukkan kontribusi signifikan perekonomian lokal terhadap pertumbuhan nasional.
Selain itu, pemerintah tetap menjaga perhatian pada investasi dari luar negeri, yang berfungsi sebagai pendukung tambahan untuk pertumbuhan ekonomi.
Berbagai upaya pemerintah diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: