Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 21:57 WIB

Kekejaman Serangan di Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah

Author

Kekejaman Serangan di Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah

Serangan yang dilancarkan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat telah mengakibatkan tewasnya sedikitnya 40 orang di Iran selatan, termasuk sejumlah siswa. Insiden terjadi di Minab, Provinsi Hormozgan, ketika sebuah sekolah dasar khusus perempuan menjadi target serangan pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Sebanyak 48 orang lainnya dilaporkan terluka akibat serangan tersebut, namun rincian lebih lanjut masih sulit diperoleh. Tindakan ini menciptakan ketegangan berkelanjutan antara Iran dan kedua negara yang terlibat.

Detail Serangan

Serangan ini diluncurkan pada Sabtu dini hari dengan klaim bahwa tujuannya adalah untuk menghapus 'ancaman' dari pemerintah Iran. Sekolah yang dijadikan sasaran terletak di wilayah dengan populasi pelajar perempuan yang signifikan, sehingga dampaknya bagi masyarakat setempat sangat besar.

Sumber dari pemerintah Iran menyebutkan bahwa insiden ini memperparah ketegangan yang sudah ada antara negara mereka dan Israel-AS. Berbagai laporan media, terutama dari IRIB, memberikan informasi dasar mengenai serangan tersebut, tetapi rincian tambahan belum tersedia.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR

Respon Internasional

Benjamin Netanyahu, pemimpin Israel, dan Donald Trump, Presiden AS, memberikan pernyataan terpisah yang mendukung tujuan untuk mengubah pemerintahan di Tehran. Dalam video masing-masing, keduanya menyatakan bahwa tindakan ini bertujuan melindungi keamanan negara dan mengakhiri kebijakan Iran yang dianggap merugikan.

Sementara itu, reaksi dunia internasional sangat beragam, dengan beberapa negara menyerukan penyelesaian damai. Oman berperan sebagai mediator dalam negosiasi antara Washington dan Tehran terkait program nuklir Iran yang baru-baru ini digelar di Jenewa.

Konsekuensi bagi Masyarakat

Dengan tingginya angka korban jiwa yang merupakan pelajar, dampak serangan ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar sekolah. Rasa kehilangan dan ketidakamanan mulai meresap dalam komunitas yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para siswa.

Orang tua di sekitar lokasi kini lebih cemas akan keselamatan anak-anak mereka, menciptakan efek psikologis yang mendalam. Pertanyaan tentang keamanan pendidikan di tengah krisis ini semakin mendesak untuk dijawab.

Pemerintah Iran berjanji untuk melakukan tindakan balasan, yang dapat memperburuk konflik di kawasan Timur Tengah dan menarik perhatian global terhadap situasi yang semakin rumit.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU