Kurang tidur berdampak lebih jauh dari sekadar rasa lelah. Kesehatan mental pun terpengaruh, membuat banyak orang tidak menyadari masalah serius yang mungkin timbul.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Dari meningkatnya stres hingga gangguan kecemasan, efek ini dapat sangat merugikan. Namun, ada sejumlah cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas tidur dan meredakan dampaknya.
Dampak Psikologis dari Kurang Tidur
Salah satu dampak paling umum akibat kurang tidur adalah peningkatan level stres. Stres yang berkepanjangan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.
Kekurangan tidur sering meningkatkan kecemasan, di mana banyak orang merasa lebih mudah marah dan tidak sabar. Hal ini tentunya dapat mengganggu interaksi sosial di antara individu.
Lebih jauh lagi, kurang tidur dapat menyebabkan gangguan mood seperti depresi. Faktor ini didukung oleh berbagai penelitian yang menunjukkan individu yang kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gejala depresi.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Pengaruh Terhadap Kognisi
Kualitas tidur yang buruk juga berdampak negatif pada kemampuan kognitif seseorang. Salah satu dampaknya adalah kesulitan berkonsentrasi dan mengambil keputusan yang tepat.
Ketika seseorang tidak cukup tidur, mereka mungkin mengalami kesulitan dengan memori jangka pendek. Hal ini membuat pekerjaan atau studi menjadi semakin sulit.
Di samping itu, kurang tidur dapat memengaruhi kreativitas. Ide-ide yang biasanya muncul dengan jelas saat tidur cukup menjadi terhambat ketika pikiran tidak segar.
Solusi untuk Meningkatkan Kualitas Tidur
Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur adalah dengan menetapkan rutinitas tidur yang konsisten. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu mengatur jam biologis.
Mengurangi konsumsi kafein, terutama di sore hari, juga bisa membantu. Kafein dapat membuat kita terjaga lebih lama dan berpotensi mengganggu pola tidur yang seharusnya.
Aktivitas fisik secara teratur juga berpengaruh positif. Olahraga dapat meningkatkan kualitas tidur, asalkan tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: