Cacar air merupakan infeksi umum yang banyak terjadi pada anak-anak. Meskipun sering membuat khawatir, penanganannya sebenarnya cukup mudah dan aman.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Gejala gatal yang dialami anak-anak bisa sangat mengganggu. Beruntung, ada beberapa cara efektif untuk meredakan rasa gatal yang muncul dari penyakit ini.
Apa Itu Cacar Air?
Cacar air atau varicella adalah infeksi viral yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah berisi cairan di seluruh tubuh.
Anak-anak, terutama yang belum mendapatkan vaksinasi, adalah kelompok yang paling rentan terhadap cacar air. Meskipun menular, infeksi ini umumnya sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu.
Gejala awal cacar air sering kali mirip dengan flu, seperti demam ringan, kelelahan, dan ketidaknyamanan. Setelah beberapa hari, bintik-bintik khas mulai muncul, dan penting untuk mengawasi kondisi anak selama fase awal ini.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Gejala Cacar Air dan Cara Penanganannya
Gejala cacar air biasanya dimulai dengan demam, sakit kepala, dan rasa lelah, kemudian diikuti dengan munculnya ruam. Ruam tersebut bersifat progresif, mulai dari bintik merah yang berubah menjadi lepuhan.
Meredakan rasa gatal adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kenyamanan anak. Menggunakan krim atau lotion yang direkomendasikan dokter bisa menjadi cara yang efektif.
Mandi dengan air oatmeal atau menambahkan baking soda ke dalam air mandi juga terbukti dapat meredakan rasa gatal yang timbul. Pastikan untuk menjaga kebersihan area yang terkena untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
Obat Gatal yang Aman untuk Anak
Ada berbagai jenis obat yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa gatal akibat cacar air. Salep calamine dan antihistamin adalah beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan.
Perhatian pada dosis yang dianjurkan sangat penting, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan obat kepada anak. Penggunaan obat yang tepat akan membantu mempercepat proses pemulihan.
Hindari anak agar tidak menggaruk lukanya, karena hal ini bisa menyebabkan infeksi tambahan. Mengalihkan perhatian mereka dengan aktivitas yang menyenangkan juga bisa menjadi solusi yang efektif.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: