Borussia Dortmund mengalami kekecewaan yang mendalam setelah kalah 4-1 dari Atalanta di play-off 16 besar Liga Champions. Hasil ini berarti mereka harus mengucapkan selamat tinggal kepada kompetisi bergengsi ini lebih awal dari yang diharapkan.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atleti Azzurri d'Italia pada tanggal 26 Februari 2026 menunjukkan dominasi Atalanta, yang mampu mencetak gol melalui empat pemain berbeda. Dortmund hanya mampu mencetak satu gol balasan, menjadikan momen ini sangat menyakitkan bagi penggemar tim.
Dominasi Atalanta di Laga Krusial
Atalanta menunjukkan performa mengesankan saat menjamu Dortmund, memperlihatkan permainan agresif yang sulit dihadapi oleh tim asal Jerman. Gol pertama mereka dicetak oleh Gianluca Scamacca, diikuti dengan kontribusi dari Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Lazar Samardzic.
Meskipun Dortmund berusaha keras untuk memberikan perlawanan, serangan bertubi-tubi dari Atalanta membuat pertahanan mereka kewalahan. Karim Adeyemi berhasil mencetak gol balasan, namun hal tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan.
Seiring dengan berjalannya waktu, keunggulan Atalanta semakin terlihat jelas dan mereka berhasil memastikan kemenangan yang membawa mereka ke babak selanjutnya.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Pernyataan Emre Can Setelah Kekalahan
Kapten Borussia Dortmund, Emre Can, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah pertandingan. Ia menyatakan, 'Ketika Anda kebobolan empat gol di babak play-off, akan sulit untuk melaju ke fase berikutnya.'
Can juga mengungkapkan penyesalan atas peluang yang terbuang dengan berkata, 'Kami juga memiliki beberapa peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol. Ini terasa sangat menyakitkan.' Kata-kata tersebut mencerminkan momen krusial yang terlewatkan oleh tim di laga penting ini.
Konsekuensi Tersingkirnya Dortmund
Dengan tersingkirnya Borussia Dortmund, sepak bola Jerman kini hanya menyisakan dua wakil di Liga Champions, yakni Bayern Munich dan Bayer Leverkusen. Hal ini menunjukkan tantangan serius bagi perkembangan sepak bola Jerman di tingkat Eropa.
Atalanta kini bersiap untuk menghadapi tim berat selanjutnya, kemungkinan besar Arsenal atau Bayern Munich. Ini akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Raffaele Palladino.
Kekalahan Dortmund ini juga menimbulkan diskusi mengenai performa tim di panggung Eropa, dan diharapkan dapat menjadi titik evaluasi bagi manajemen dan pemain dalam menghadapi musim-musim mendatang.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: