Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 22:00 WIB

Kesalahan Manusia: Ancaman Tersembunyi dalam Keamanan Siber

Author

Kesalahan Manusia: Ancaman Tersembunyi dalam Keamanan Siber

Sistem keamanan yang canggih seringkali dianggap tak tertembus, namun nyatanya banyak kebocoran data terjadi akibat kesalahan manusia yang tidak terduga.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Studi menunjukkan bahwa sekitar 90% insiden keamanan siber disebabkan oleh kelalaian manusia, yang menekankan pentingnya pelatihan dan kesadaran risiko di tempat kerja.

Apa itu Human Error dalam Keamanan Sistem

Human error atau kesalahan manusia adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi keamanan semua sistem. Kesalahan ini dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti membuka email phishing atau salah konfigurasi pengaturan keamanan.

Meskipun sistem keamanan dirancang seaman mungkin, efektivitasnya sangat bergantung pada pengguna. Tanpa adanya kesadaran dan pelatihan yang memadai, semua investasi dalam teknologi yang tinggi menjadi tidak berarti.

Contoh nyata dari human error terlihat dalam insiden kebocoran data yang melibatkan jutaan informasi pengguna. Kebocoran sering kali bukan disebabkan oleh kekurangan teknologi, tetapi karena tindakan tidak hati-hati seorang karyawan.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dampak dari Kesalahan Manusia

Dampak dari human error tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga dapat berdampak langsung bagi penggunanya. Ketika data sensitif jatuh ke tangan yang tidak tepat, risiko yang muncul bisa berjangka panjang dan sulit diperbaiki.

Biaya finansial dari kebocoran data dapat mencapai jutaan dolar, terutama terkait dengan downtime dan pemulihan yang diperlukan setelah insiden. Hal ini menjadi masalah serius bagi perusahaan, terutama yang mengandalkan kepercayaan pelanggan.

Reputasi perusahaan juga bisa hancur dengan sangat cepat akibat kesalahan tersebut. Mengembalikan kepercayaan yang hilang bukanlah proses yang sederhana, dan seringkali memerlukan waktu bertahun-tahun.

Langkah-langkah Meminimalkan Human Error

Pelatihan intensif untuk seluruh karyawan merupakan langkah awal yang krusial. Pelatihan ini harus mencakup praktek terbaik dalam keamanan siber serta informasi mengenai berbagai jenis serangan yang dapat terjadi.

Implementasi kebijakan keamanan yang ketat juga sangat penting. Misalnya, sistem otentikasi dua faktor dan pembatasan akses ke data sensitif hanya untuk orang-orang yang membutuhkannya bisa mengurangi risiko secara signifikan.

Secara berkala, perusahaan juga perlu melakukan pengujian dan evaluasi sistem keamanan mereka. Penilaian rutin ini dapat membantu mendeteksi celah sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU