Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkap bahwa penyebab kecelakaan bus Transjakarta di Koridor 13 adalah sopir yang tertidur saat berkendara.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Kecelakaan ini terjadi di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, mengakibatkan 24 orang mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan Bus
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat dua bus, yang dikemudikan sopir berinisial Y dan AS, melaju di jalur masing-masing.
Bus yang dikemudikan oleh sopir Y, berangkat dari Kebayoran menuju Cipulir, sementara bus sopir AS mengarah sebaliknya. Kecelakaan terjadi ketika sopir Y tertidur dan memasuki jalur berlawanan.
Sopir Y mengkonfirmasi bahwa dia tidak menyadari kondisi tersebut hingga terjadi tabrakan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Jumlah Korban dan Penanganan Medis
Menurut AKBP Ojo Ruslani, sebanyak 24 penumpang yang mengalami luka-luka berasal dari bus sopir AS.
Bus yang dikemudikan oleh sopir Y tidak membawa penumpang, sehingga tidak ada korban dari bus tersebut.
Penumpang yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, seperti RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Proses Evakuasi dan Investigasi
Proses evakuasi kedua bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang lebih mendalam mengenai kecelakaan ini.
Pelaksanaan penyelidikan masih berlangsung dengan harapan dapat meningkatkan keselamatan transportasi publik di masa mendatang.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: