Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 13:07 WIB

Kematian Balita Italia Setelah Transplantasi Jantung Memicu Protes Publik

Author

Kematian Balita Italia Setelah Transplantasi Jantung Memicu Protes Publik

Kematian seorang balita di Italia akibat masalah transplantasi jantung telah menimbulkan kemarahan di masyarakat. Domenico, yang baru berusia dua tahun, meninggal setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Naples.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Kasus ini mendapat sorotan luas setelah ditemukan kerusakan pada jantung donor yang diterimanya, memicu penyelidikan terhadap enam staf medis terkait dugaan malpraktik.

Kronologi Kejadian

Domenico awalnya hidup normal hingga akhirnya memerlukan transplantasi jantung dari donor di Bolzano, Italia utara. Proses pengiriman organ tersebut yang berlangsung sekitar 800 kilometer kini menjadi subjek penyelidikan lebih lanjut.

Setelah operasi, Domenico terpaksa menggunakan alat bantu pernapasan selama beberapa minggu. Situasi ini tidak hanya menarik perhatian tenaga medis, tetapi juga menimbulkan kepedulian yang mendalam dari publik.

Kondisi jantung donor semakin diperburuk oleh keterlambatan dan metode pengawetan yang kurang tepat. Ini memicu berbagai spekulasi dan keresahan di kalangan masyarakat.

Baca juga: Tips Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Investigasi dan Tanggapan Resmi

Jaksa setempat kini sedang menyelidiki enam staf medis untuk mengidentifikasi potensi malpraktik dalam proses transplantasi ini. Penyelidikan ini bertujuan untuk memberikan keadilan bagi Domenico dan keluarganya.

Media Italia melaporkan bahwa organ donor diterima dalam kondisi yang tidak sesuai. Jantung tersebut dibawa tanpa wadah yang tepat dan tidak dilengkapi termometer untuk memantau suhu, yang berpotensi serius merugikan kualitas organ.

Francesco Petruzzi, perwakilan keluarga, mengungkapkan bahwa jantung yang diterima Domenico berada dalam kondisi "terbakar akibat radang dingin", menjelaskan kesulitan serius yang dihadapinya setelah operasi.

Dampak Sosial dan Kesehatan Masyarakat

Menteri Kesehatan Italia, Orazio Schillaci, menyatakan bahwa insiden ini menarik perhatian signifikan di seluruh negara. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Schillaci juga menyoroti risiko penurunan angka donasi organ, yang sangat dibutuhkan ditengah krisis kesehatan masyarakat saat ini. Hal ini semakin mendesak untuk dilihat dan diatasi.

Ibu Domenico, Patrizia Mercolino, berharap untuk mendirikan yayasan atas nama putranya. Yayasan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya donasi organ serta memperbaiki sistem yang ada.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU