Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 20:51 WIB

Monyet Punch: Kisah Penolakan dan Ikatan Emosional di Kebun Binatang Ichikawa

Author

Monyet Punch: Kisah Penolakan dan Ikatan Emosional di Kebun Binatang Ichikawa

Seekor monyet makaka bernama Punch kini menjadi sorotan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang, setelah ditinggalkan oleh induknya. Kejadian ini memunculkan banyak pertanyaan seputar perilaku hewan dan proses perawatan yang dilakukan oleh staf kebun binatang.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Dengan hanya berusia 6 bulan, Punch kini mengandalkan boneka orang utan sebagai pengganti induknya, menarik perhatian media sosial dengan tagar '#HangInTherePunch'.

Inciden Penolakan dan Tindakan Kebun Binatang

Pada 26 Juli 2025, Punch lahir di Kebun Binatang Ichikawa namun sayangnya induknya tidak menunjukkan minat untuk merawatnya. Masalah ini kerap terjadi pada spesies monyet, terutama dalam situasi persalinan yang sulit.

Penjaga kebun binatang Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi merespons cepat dengan memberikan perawatan khusus untuk Punch. Mereka memastikan agar Punch mendapatkan susu dan perhatian ekstra untuk menjaga kesehatannya.

Shikano menjelaskan bahwa penolakan induk terhadap anaknya merupakan masalah yang tidak jarang terjadi pada monyet, dengan menyatakan, 'Beban kelahiran pertama mungkin menjadi alasannya.'

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Proses Interaksi dan Perawatan Punch

Dalam usaha untuk membantu Punch beradaptasi, para penjaga berusaha mendekatinya dan mengenalkannya dengan anggota kelompok monyet. Meskipun Punch tidak mendapatkan pendidikan langsung dari induknya, mereka mencoba mensimulasikan pengalaman tersebut.

Para penjaga melakukan berbagai eksperimen dengan menggunakan boneka dan benda-benda lainnya, mengamati reaksi Punch. Di antara pengganti tersebut, Punch menunjukkan preferensi pada boneka orang utan.

Shikano menyoroti bahwa bulu boneka tersebut menarik perhatian Punch karena mudah digenggam, serta penampilannya yang mirip dengan monyet memberikan rasa aman bagi Punch.

Reaksi Publik dan Implikasi Emosional

Citra Punch bersama boneka orang utan miliknya telah menciptakan dampak sosial yang besar. Melihat bagaimana Punch beradaptasi dengan situasi ini, banyak orang merasa terharu dan terinspirasi.

Punch tampak meringkuk pada boneka ketika tidur, menandakan bahwa ia telah menjalin ikatan emosional yang dalam dengan barang pengganti tersebut. Shikano bahkan menyebut boneka itu sebagai 'ibu pengganti'.

Insiden ini juga membuka diskusi tentang pentingnya pemahaman dan kebijakan yang lebih baik dalam perawatan hewan liar, terutama ketika mereka menghadapi kondisi yang tak terduga.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU