Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 14:02 WIB

Kekacauan di Gili Trawangan: WNA Asal Eropa Terlibat Insiden Mengancam dengan Senjata Tajam

Author

Kekacauan di Gili Trawangan: WNA Asal Eropa Terlibat Insiden Mengancam dengan Senjata Tajam

Insiden antara seorang perempuan warga negara asing dan warga Dusun Gili Trawangan, NTB, mengejutkan banyak orang dengan perbuatan agresif yang berujung pada ancaman menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Kejadian ini terjadi saat warga melaksanakan tadarusan, yang terganggu oleh ketidakpuasan perempuan tersebut, memicu keributan yang melibatkan pula barang milik warga.

Awal Insiden dan Tindakan Agresif

Pada Rabu, 18 Februari 2026, sebuah insiden di Gili Trawangan terjadi ketika warga setempat melakukan tadarusan di sebuah musala dengan menggunakan speaker. Perempuan WNA tersebut tampak tidak senang dengan suara yang dihasilkan dari kegiatan itu, menyebabkan ia mengamuk dan merusak mikrofon yang digunakan.

Setelah merusak fasilitas tersebut, perempuan itu diduga mengambil ponsel milik salah seorang warga, sebelum kembali ke vila tempatnya menginap. Kejadian ini memicu warga untuk mengambil kembali barang yang dianggap hilang.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Pengancaman Menggunakan Senjata Tajam

Sekitar pukul 00.30 Wita, sekelompok warga mendatangi vila perempuan tersebut untuk mengambil ponsel. Namun, suasana memanas ketika perempuan itu muncul dengan parang dan berteriak, 'what do you want,' sambil mengacungkan senjatanya.

Menurut Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, perempuan itu tidak hanya membawa satu, tetapi dua parang dan bahkan sempat mengejar warga yang ingin mengambil kembali ponsel mereka. Tindakan mengancam ini tentu saja membuat warga yang mencoba untuk berwenang merasa takut.

Usaha Warga untuk Meredakan Situasi

Dalam usaha untuk mengamankan situasi, warga berusaha merebut salah satu parang dari tangan perempuan tersebut. Meskipun berhasil mengamankan satu parang, ketegangan antara warga dan perempuan itu tetap tinggi.

Kejadian ini menarik perhatian publik, terutama ketika video insiden tersebut menjadi viral di media sosial. Hal ini juga memunculkan diskusi di kalangan masyarakat mengenai interaksi antara wisatawan dan penduduk lokal serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari di daerah wisata.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU