Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 18:00 WIB

Penangkapan Mantan Pangeran Andrew: Isu Hukum Semakin Rumit

Author

Penangkapan Mantan Pangeran Andrew: Isu Hukum Semakin Rumit

Kepolisian Inggris menangkap mantan Pangeran Andrew di kediamannya di Norfolk pada 19 Februari 2026. Penangkapan ini diduga terkait pelanggaran dalam jabatan publik selama masa jabatannya sebagai utusan perdagangan sebelumnya.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Kepolisian Thames Valley telah mengonfirmasi penahanan ini sebagai bagian dari penyelidikan yang lebih luas. Mereka menyebut bahwa penggeledahan juga dilakukan di beberapa lokasi terkait kasus tersebut.

Detail Penangkapan dan Penegasan Kepolisian

Penangkapan Pangeran Andrew terjadi di kediaman pribadi yang dijaganya. Kepolisian menyampaikan bahwa penangkapan ini berhubungan dengan dugaan pelanggaran yang dialaminya selama menjabat.

Kepolisian Thames Valley menegaskan, "Sebagai bagian dari penyelidikan, hari ini (19/2) kami telah menangkap seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik."

Meski identitas tersangka tidak diungkapkan sesuai pedoman nasional, kasus ini tentunya menambah beban hukum buat mantan anggota kerajaan tersebut.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Penggeledahan dan Penemuan Dokumen Penting

Dalam rangka mendalami penyelidikan, penggeledahan dilaksanakan di beberapa lokasi di Berkshire dan Norfolk. Hal ini mencerminkan keseriusan pihak kepolisian dalam meneliti fakta-fakta yang relevan.

Penangkapan Andrew dilatari oleh tuduhan baru yang menuduh keterlibatannya dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seks terkenal. Dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari menunjukkan adanya korespondensi antara keduanya.

Dokumen tersebut menyertakan laporan kunjungan ke Asia Tenggara yang dikirim Andrew kepada Epstein, serta rincian terkait peluang investasi di Afghanistan.

Respon Istana dan Penyangkalan oleh Andrew

Istana Buckingham segera memberikan pernyataan mengenai tuduhan tersebut, menyuarakan keprihatinan terhadap situasi yang dihadapi Andrew. Mereka menegaskan bahwa tanggung jawab pengesahan tuduhan sepenuhnya ada pada Andrew.

Meskipun tuduhan mencuat, Andrew tetap membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut, menganggap semua informasi yang beredar tidak berdasar dan sebagai upaya untuk mendiskreditkannya.

Dari pihak istana, mereka berkomitmen untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam rangka memastikan transparansi dalam penyelidikan ini, menjadikan kasus ini semakin menarik untuk dicermati ke depan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU