Sebuah video tahlilan yang diadakan warga di depan rumah Presiden Joko Widodo di Solo baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR
Kegiatan ini berlangsung pada 18 Januari 2026 sebagai bentuk dukungan warga kepada presiden.
Kegiatan Tahlilan dan Respons Warga
Video yang beredar menunjukkan sekelompok warga yang duduk bersila, melantunkan doa di depan kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Warga menyampaikan harapan agar Presiden Jokowi panjang umur dan selalu diberkahi dalam kehidupannya, serta mendukungnya untuk menghadapi berbagai tantangan.
"Semoga dia panjang umur, diberkahi kehidupannya dan kita semua warga Banyumas mendukung dengan sepenuhnya," ujar seorang perempuan dalam video tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Pernyataan Ajudan Presiden
AKBP Syarif Fitriansyah, ajudan Presiden, menegaskan bahwa kegiatan tahlilan tersebut berlangsung tanpa mengganggu agenda Jokowi yang padat.
"Ya betul (tahlilan). Pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu, kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya," kata Syarif kepada media.
Meskipun harus terbang pagi untuk menghadiri pernikahan asisten pribadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Jokowi tetap menghargai kehadiran warga.
Makna Tahlilan Bagi Warga
Syarif menambahkan bahwa kunjungan warga ke rumah Presiden dimaknai sebagai penghormatan dan solidaritas dari masyarakat.
"Bapak sama sekali tidak merasa terganggu," ungkap Syarif, menekankan bahwa Presiden Jokowi menerima kehadiran warga dengan baik.
Seorang perwakilan warga dalam video menyatakan, "Kami dari kalangan santri tentunya berbekal pada apa yang kami yakini, barang siapa yang tidak bisa berterima kasih kepada sesama, dia nggak mungkin bisa bersyukur kepada Tuhannya."
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: