Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 17:09 WIB

Bali United Hadapi Kekalahan Menyakitkan di Kandang Sendiri

Author

Bali United Hadapi Kekalahan Menyakitkan di Kandang Sendiri

Bali United kembali mengalami kekalahan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, setelah dikalahkan oleh Persija Jakarta dengan skor 0-1. Hasil ini semakin menambah catatan buruk di panggung kandang bagi tim yang dijuluki Serdadu Tridatu.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya lengah di awal pertandingan meskipun telah berusaha sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan. Ia menekankan bahwa keberuntungan tampaknya belum berpihak kepada mereka.

Kekalahan yang Memalukan di Kandang Sendiri

Kekalahan ini menjadi lebih menyakitkan mengingat Bali United dipermalukan di depan suporter setia mereka. Sebelumnya, mereka juga harus menelan pil pahit saat kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 1-3 di awal bulan ini.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang dikenal dengan suasana magisnya, kini kehilangan daya tarik. Hasil buruk ini membuat mereka melorot ke peringkat ke-10 dalam klasemen sementara Super League 2025/2026.

Meskipun ada upaya dari para pemain untuk menyamakan kedudukan, Bali United tidak mampu memanfaatkan kesempatan yang ada. Hal ini membuat Jansen merasa perlu lebih memperhatikan performa tim di masa depan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Reaksi Pelatih dan Analisis Pertandingan

Johnny Jansen mengekspresikan kekecewaan atas hasil tersebut. Ia menyatakan, "Kami lengah di menit-menit awal. Kami mencoba untuk menyamakan kedudukan namun gagal memaksimalkan peluang," saat memberikan keterangan pers setelah pertandingan.

Jansen juga memberikan apresiasi kepada anak asuhnya atas usaha yang mereka tunjukkan hingga menit terakhir meskipun hasil tersebut tidak sesuai harapan. Ia menambahkan, "Kami apresiasi perjuangan pemain sampai menit akhir. Meskipun hasil ini tidak sesuai dengan misi."

Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, memberikan pandangan tentang pertandingan yang berlangsung tegang. Ia mengungkapkan, "Pada akhirnya, dengan kesabaran kami mendapat peluang dan mencetak gol."

Kericuhan di Tribun dan Dampaknya

Pertandingan antara Bali United dan Persija Jakarta tidak hanya diwarnai oleh aksi di lapangan, tetapi juga kericuhan di tribun penonton. Pertandingan sempat terhenti sementara ketika suporter Bali United menyalakan flare dan kembang api.

Situasi ini menambah ketegangan selama pertandingan, menunjukkan betapa besar ekspektasi suporter terhadap timnya. Hasil buram ini jelas menjadi kado pahit bagi Bali United yang baru saja merayakan ulang tahun ke-11.

Dengan hasil positif ini, Persija semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dengan koleksi 44 poin. Hasil ini semakin mendesak Bali United untuk segera bangkit.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU