Seorang siswa berinisial ZAAQ dari SMPN 26 Bandung ditemukan meninggal dunia di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Kehilangan ZAAQ, yang dikenal sebagai siswa pendiam dan baik hati, meninggalkan duka mendalam bagi pihak sekolah dan keluarganya.
Kronologi Penemuan Jasad
ZAAQ, siswa kelas VI, terakhir terlihat pada Senin, 9 Februari 2026, saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Setelah pulang, ia tidak kembali lagi ke rumah, dan keluarganya melaporkan kehilangannya kepada sekolah dan polisi.
Proses pencarian yang dilakukan pihak keluarga dan kepolisian terhambat oleh minimnya petunjuk hingga akhirnya jasadnya ditemukan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Seorang warga yang sedang membuat konten di lokasi mencium bau menyengat dan melaporkan penemuan tersebut kepada petugas keamanan.
Identifikasi dan Reaksi Pihak Sekolah
Setelah penemuan jasad, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa mayat tersebut adalah ZAAQ dan melakukan autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Kepala SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, mengatakan bahwa ZAAQ adalah siswa yang tidak pernah bermasalah dan dikenal baik di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa meskipun ZAAQ pernah mengalami kehilangan ibunya, ia tetap dekat dengan keluarganya dan dikenal sebagai anak pendiam.
Kejadian ini disampaikan sebagai duka yang mendalam bagi seluruh civitas akademika sekolah.
Penyidikan dan Tindak Lanjut
Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra, menyatakan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian ZAAQ.
Analisis data dan informasi yang diperoleh dari pencarian dan olah tempat kejadian perkara menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Polisi berkomitmen untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan transparan dan cepat, memberikan kepastian kepada keluarga dan masyarakat.
Keluarga dan pihak sekolah berharap agar kejadian serupa tidak terulang, serta mengajak masyarakat untuk saling menjaga keamanan.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: