Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kecamatan Tembalang, Semarang, pada hari Sabtu untuk meninjau dampak tanah gerak yang mengancam keselamatan warga. Dalam pertemuan ini, beliau juga mendengarkan keluhan dari masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR
Didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gibran menyatakan pentingnya menjaga keselamatan warga serta mendorong agar mereka tidak kembali ke rumah yang berpotensi berbahaya. "Keselamatan nomor satu, banyak anak-anak dan lansia di sini," tegasnya.
Tindak Lanjut Penanganan Tanah Gerak
Gibran melakukan kunjungan ke lokasi tanah gerak untuk menyaksikan kondisi yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam dialog dengan warga, beliau menekankan perlunya priotitas keselamatan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menambahkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk merelokasi warga yang membutuhkan. "Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk merelokasi warga yang membutuhkan," katanya.
Langkah relokasi dianggap penting untuk meminimalisir risiko dari pergerakan tanah yang terus berlanjut. Pemprov Jateng berkomitmen untuk menyiapkan semua kebutuhan pokok bagi warga yang harus dipindahkan.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Logistik dan Pengungsian
Lurah Jangli, Maria Tresia Takandare, menginformasikan bahwa saat ini terdapat sekitar 66 jiwa yang berada di enam tenda pengungsian. Lokasi pengungsian dirancang untuk menjadi perlindungan sementara bagi masyarakat.
Seluruh fasilitas logistik, termasuk fasilitas kamar mandi, telah disiapkan di lokasi pengungsian yang berjarak 100-200 meter dari daerah terdampak. Ini untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan pengungsi.
Dalam upaya memberikan solusi sementara, beberapa warga yang memiliki tanah siap menyediakan tempat untuk relokasi selama sekitar dua bulan hingga solusi hunian tetap ditemukan.
Peran Pemerintah dalam Penanganan Bencana
Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang menunjukkan kerja sama yang baik dalam menangani situasi darurat ini. Menteri Pekerjaan Umum juga telah berjanji untuk membantu biaya relokasi bagi korban tanah gerak.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, "Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini tidak usah tinggal di rumah yang tanahnya gerak." Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi warganya.
Wapres Gibran menekankan pentingnya pengawasan yang ketat. "Hari ini Wapres turun tangan menjenguk bapak ibu sekalian untuk memastikan tidak terjadi apa-apa," tambahnya, menunjukkan respons cepat dalam menghadapi bencana tersebut.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: