Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 07:55 WIB

Menggali Sejarah dan Tradisi Meriah Tahun Baru Imlek

Author

Menggali Sejarah dan Tradisi Meriah Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan yang sangat dinantikan, baik di Tiongkok maupun di berbagai negara dengan populasi Tionghoa, termasuk Indonesia.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Perayaan ini tidak hanya sekadar sebuah acara, tetapi juga dipenuhi dengan tradisi yang kaya dan kisah yang menarik, menjadikannya momen penting dalam kalender budaya.

Asal Usul Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, telah dirayakan selama lebih dari 4.000 tahun. Sejarah perayaan ini berkaitan erat dengan pertanian dan menandai awal musim tanam di Tiongkok.

Istilah 'Imlek' berasal dari bahasa Hokkien yang berarti 'tahun baru', dan selama berabad-abad, perayaan ini telah mengalami berbagai transformasi untuk mencerminkan budaya yang berbeda.

Dalam mitologi Tiongkok, terdapat kisah terkenal tentang Nian, seekor monster yang muncul setiap tahun untuk meneror penduduk. Orang-orang menggunakan petasan, warna merah, dan lampion untuk mengusir Nian dan menghindari teror yang dibawanya.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Tradisi dan Ritual Perayaan

Jutaan orang di seluruh dunia melaksanakan serangkaian ritual menjelang Tahun Baru Imlek, mulai dari membersihkan rumah hingga menghiasnya dengan ornamen merah sebagai simbol pengusiran sial. Persiapan ini biasanya dimulai beberapa minggu sebelum perayaan.

Pada malam sebelum Tahun Baru, keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan khas yang melambangkan kemakmuran dan kebersamaan. Makanan seperti ikan utuh, jeruk, dan kue bulan menjadi simbol penting dalam perayaan ini.

Malam tahun baru juga sering kali diiringi dengan pertunjukan kembang api dan tarian naga, yang bertujuan untuk mendatangkan keberuntungan dan mengusir roh jahat. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari meriahnya perayaan.

Tahun Baru Imlek di Indonesia

Di Indonesia, Tahun Baru Imlek diakui sebagai hari libur nasional dan dirayakan oleh beragam komunitas, melebihi batas etnis Tionghoa. Meskipun demikian, perayaan ini tetap kaya dengan tradisi Tionghoa yang telah ada sejak lama.

Kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta dan Singkawang, menggelar festival Tahun Baru Imlek dengan parade dan pertunjukan budaya yang menarik. Acara ini menjadi daya tarik bagi banyak orang, menghadirkan nuansa meriah dan khas.

Selama perayaan, tradisi memberikan angpao, yaitu amplop merah berisi uang, menjadi simbol yang penuh makna bagi anak-anak dan saudara. Hal ini diharapkan dapat membawa keberuntungan dan kebaikan bagi penerimanya.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU