Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 13:29 WIB

Penjelasan Prabowo Soal Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Tuduhan

Author

Penjelasan Prabowo Soal Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Tuduhan

Presiden Prabowo Subianto memberikan klarifikasi terkait tuduhan mengenai penggunaan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menjelaskan bahwa dana program ini diperoleh dari hasil efisiensi, bukan dari Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN).

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peresmian 1.072 Sumber Pangan Polri dan groundbreaking 107 SPPG di Jakarta Barat, di mana ia menekankan pentingnya program ini untuk menangani masalah stunting dan meningkatkan kecerdasan generasi muda Indonesia.

Penghematan Anggaran dan Sumber Dana MBG

Prabowo menegaskan bahwa program MBG tidak mengambil dana dari APBN, melainkan menggunakan hasil efisiensi anggaran yang telah dicapai. "Padahal saudara-saudara, uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin, kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi," tuturnya.

Ia mencatat contoh konkret dari area anggaran yang telah diefisienkan, seperti pengurangan frekuensi rapat luar kota dan seminar yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Langkah-langkah ini, menurut Prabowo, adalah cara untuk mengalihkan dana menuju program-program penting seperti MBG.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Tanggapan Terhadap Kritik dan Ejekan

Dalam menghadapi kritik yang muncul, Prabowo mengungkapkan kekecewaannya terhadap ejekan yang datang dari kalangan terdidik. "Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal, mengejek dan menghina saya," katanya.

Meski menghadapi berbagai tantangan dari kritik ini, Prabowo tetap bersikukuh melanjutkan program MBG. Ia menekankan bahwa inisiatif ini sangat penting untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak, terutama dalam konteks masalah stunting yang kian mengkhawatirkan.

Pentingnya Program MBG bagi Pembangunan Nasional

Prabowo juga menyampaikan bahwa program MBG memiliki peran penting dalam mengatasi masalah kemiskinan medis di Indonesia. Ia menggarisbawahi, "Stunting juga bagian dari pemiskinan," yang menunjukkan dampak negatif dari kekurangan gizi bagi anak-anak.

Ia percaya bahwa meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dan kritik, langkah yang diambil melalui program MBG adalah langkah yang benar dan mendesak demi masa depan bangsa.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU