Sheyna Lashira Smaradiani, bocah 6 tahun asal Indonesia, telah dimakamkan di Jakarta setelah mengalami kecelakaan di Singapura.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Proses pemakamannya berlangsung setelah dua malam menunggu pemulangan jenazah di TPU Tanah Kusir pada 8 Februari 2026.
Proses Pemulangan dan Pemakaman
Keluarga Sheyna mengonfirmasi bahwa pemakaman dilakukan setelah proses pemulangan jenazah memakan waktu dua malam.
Melalui pernyataan resmi, keluarga menyatakan, 'Untuk almarhumah Sheyna Lashira Smaradiani telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir dan membutuhkan dua malam untuk proses pemulangannya ke Indonesia.'
Kondisi Ibu Korban
Ibu Sheyna, yang mengalami cedera serius akibat kecelakaan tersebut, kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Wanita berusia 31 tahun ini dirawat di rumah sakit di Singapura dan sebelumnya mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang cukup berat.
Kronologi Kecelakaan di Chinatown
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, di kawasan Chinatown, Singapura, ketika mobil berusaha keluar dari area parkir dekat Kuil Relik Gigi Buddha.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Rekaman video yang diunggah oleh pengguna Facebook menunjukkan kecelakaan terjadi saat seorang pengemudi tidak melihat pejalan kaki dan berbelok ke arah kanan.
Mobil tersebut menabrak Sheyna dan ibunya yang sedang berjalan kaki, sementara sang ayah tidak berada di lokasi saat kejadian.
Saksi menyebutkan bahwa ayah Sheyna tiba dua menit setelah insiden dan langsung memeluk anaknya dengan penuh kesedihan.
Tindakan Polisi Singapura
Kepolisian Singapura menerima laporan kecelakaan di South Bridge Road sekitar pukul 11.50 waktu setempat.
Dalam penyelidikan, baik Sheyna maupun ibunya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sadar, namun Sheyna dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelahnya.
Pasukan Pertahanan Sipil Singapura mengonfirmasi bahwa keduanya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Singapura.
Polisi kemudian menahan seorang perempuan berusia 38 tahun yang diduga mengemudikan mobil tanpa mempertimbangkan keselamatan, sehingga mengakibatkan kematian.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: