Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 16:54 WIB

Kemensos Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta JKN, Ada Opsi Reaktivasi untuk yang Rentan

Author

Kemensos Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta JKN, Ada Opsi Reaktivasi untuk yang Rentan

Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia akan menonaktifkan 13,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 87.591 peserta telah mengajukan permohonan untuk kembali aktif dalam program kesehatan ini.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi menyesuaikan kondisi keuangan dan kemampuan peserta untuk membayar iuran secara mandiri. Kebijakan ini diharapkan dapat memperbaiki akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Detail Penonaktifan PBI JKN

Kemensos melakukan penonaktifan ini untuk merefleksikan kondisi keuangan masyarakat serta mendorong mereka menjadi peserta mandiri. Dalam sebuah rapat dengan DPR, Saifullah Yusuf mengatakan, "Ini adalah riwayat penonaktifan dan pengajuan reaktivasi. Jadi kami laporkan bahwa tahun lalu misalnya, kita menonaktifkan 13,5 juta penerima bantuan iuran. Ya. Ada 87.591 yang melakukan reaktivasi."

Sebagian besar peserta yang dinonaktifkan ini menunjukkan kemajuan dalam status ekonomi mereka dan beralih ke segmen mandiri. Langkah ini diharapkan dapat menyesuaikan beban anggaran negara sambil membantu masyarakat meningkatkan kemandirian dalam pembayaran iuran.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Pembiayaan oleh Pemerintah Daerah

Saifullah Yusuf menambahkan bahwa beberapa peserta PBI yang dinonaktifkan kini dibiayai oleh pemerintah daerah, khususnya di wilayah yang telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC). "Jadi otomatis seluruh warganya itu sudah dibiayai oleh APBD mereka," ungkapnya.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat meringankan beban anggaran pemerintah. Dengan begitu, akses layanan kesehatan menjadi lebih terjamin bagi masyarakat di seluruh daerah.

Opsi Reaktivasi Bagi Peserta Penyakit Katastropik

Dalam upaya menjaga akses layanan kesehatan bagi individu yang paling rentan, Kemensos juga menawarkan opsi reaktivasi otomatis bagi 100.000 peserta PBI nonaktif yang menderita penyakit katastropik. Saifullah Yusuf menjelaskan, "Maka itu selain reaktivasi reguler, Kemensos membuka opsi untuk mereaktivasi otomatis kepada 100.000 PBI non-aktif yang menderita sakit kronis dan katastropik. Ini kita dapat datanya dari BPJS Kesehatan."

Langkah ini menunjukkan komitmen Kemensos untuk tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Opsi ini memberikan harapan bahwa anggota masyarakat yang terpaksa dinonaktifkan tidak kehilangan akses terhadap layanan medis yang penting.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU