Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 20:54 WIB

Gubernur Pramono Anung: Hujan Jadi Tantangan Besar Banjir Jakarta

Author

Gubernur Pramono Anung: Hujan Jadi Tantangan Besar Banjir Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesulitan tidur setiap kali hujan mengguyur ibu kota, yang berpotensi menambah masalah banjir. Dalam acara Indonesia Economic Summit, Pramono berbagi bagaimana hujan deras pada Januari lalu mempengaruhi tidurnya saat memantau kondisi banjir.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dalam penyampaian ini, ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap upaya timnya dalam menangani banjir di Jakarta. Ketidakpastian cuaca selalu menjadi perhatian serius baginya, terutama saat hujan turun.

Kekhawatiran Terhadap Banjir

Pramono Anung menyatakan bahwa setiap hujan menjadi perhatian utama baginya sebagai pemimpin. Dalam situasi ini, ia mengutamakan untuk memantau kinerja jajaran pemerintah yang menangani banjir.

Ia mengungkapkan, "Sebagai pemerintah, setiap hujan, saya tidak bisa tidur. Sebelum hujan, saya bisa tidur dengan baik," yang menunjukkan besarnya tekanan yang dirasakannya.

Di samping itu, ia sering berdiskusi dengan istri mengenai langkah-langkah yang diambil untuk menghadapi masalah banjir. Diskusi ini berlangsung saat ia memantau situasi di lapangan demi kebaikan masyarakat.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Titik Berat Banjir di Jakarta

Salah satu kawasan yang menjadi fokus Pramono adalah Daan Mogot di Jakarta Barat. Ia berkomunikasi langsung dengan Dinas Bina Marga untuk mencari solusi permanen atas masalah banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Pramono menjelaskan bahwa dalam rencana pembangunan, jalan tol akan dibangun, tetapi prioritas utama adalah merancang infrastruktur yang mampu mengatasi genangan air. "Kalau tidak, itu pasti akan banjir terus," tambahnya dengan tegas.

Ia juga menyampaikan rencananya tentang pembangunan flyover di kawasan tersebut yang diharapkan dapat mengurangi dampak banjir di Daan Mogot secara signifikan.

Penyebab Banjir di Jakarta

Pramono menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan banjir di Jakarta, salah satunya adalah elevasi permukaan air di Sungai Mookervart. Dia menekankan bahwa permukaan sungai tersebut lebih tinggi dibandingkan permukaan jalan di sekitarnya.

"Karena apa? Permukaan Sungai Mookervart itu sudah di atas jalan. Sehingga dengan demikian hari ini saja nggak hujan, paling hujan sampai dengan 100 mili sudah ke jalan," tuturnya, menyoroti betapa kritisnya situasi yang dihadapi.

Pemerintah berupaya melakukan antisipasi agar bencana banjir yang lebih parah tidak terjadi di masa depan. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah yang sudah menjadi isu tahunan di ibu kota.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU