Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 20:51 WIB

Air India Sementara Hentikan Operasional Boeing 787-8 Dreamliner karena Kerusakan Saklar

Author

Air India Sementara Hentikan Operasional Boeing 787-8 Dreamliner karena Kerusakan Saklar

Air India memutuskan untuk menghentikan sementara operasional armada Boeing 787-8 Dreamliner akibat terdeteksinya kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan setelah laporan dari seorang pilot mengenai masalah tersebut saat mendarat.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Pesawat yang terlibat, VT-ANX, mengalami insiden setelah penerbangan dari London Heathrow ke Bengaluru pada tanggal 1 Februari 2026. Dengan keputusan ini, maskapai berkomitmen untuk menyelidiki lebih lanjut terkait komponen yang bermasalah.

Kronologi Insiden dan Laporan Awal

Pesawat dengan registrasi VT-ANX ini beroperasi dalam penerbangan Air India AI132. Masuk ke Bengaluru pada pukul 11.54 setelah lepas landas dari Heathrow pada pukul 19.19 waktu setempat, dan di situlah masalah pertama teridentifikasi.

Setelah mendarat, pilot melaporkan kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar yang memicu investigasi internal. Dalam pernyataan resminya, Air India mengonfirmasi, 'Kami mengetahui bahwa salah satu pilot kami telah melaporkan kemungkinan kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar pesawat Boeing 787-8.'

Sementara itu, Safety Matters Foundation menyatakan bahwa ada perilaku abnormal pada saklar kontrol bahan bakar mesin kiri saat penyalaan mesin. Hal ini menunjukkan saklar tidak berada pada posisi RUN, yang dapat meningkatkan risiko matinya mesin secara tidak sengaja.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Relevansi Insiden dengan Kecelakaan Sebelumnya

Insiden ini juga mengingatkan pada kecelakaan fatal yang terjadi pada Juni 2025, saat pesawat Boeing 787 yang dioperasikan Air India jatuh setelah lepas landas dari Ahmedabad. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa sebanyak 260 orang.

Investigasi mengungkap bahwa pasokan bahan bakar ke mesin terputus setelah lepas landas. Rekaman suara kokpit menunjukkan adanya kebingungan mengenai posisi saklar kontrol bahan bakar, di mana salah satu pilot mempertanyakan pemindahan saklar ke posisi CUTOFF.

Menindaklanjuti kecelakaan tersebut, Air India melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap saklar kontrol bahan bakar di seluruh armada Boeing 787 mereka. Meskipun hasil sebelumnya menunjukkan tidak ada masalah signifikan, maskapai tetap melakukan inspeksi secara menyeluruh di bawah arahan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil.

Peringatan dari Otoritas Keselamatan Penerbangan

Saat ini, kelompok keselamatan penerbangan juga memperhatikan peringatan yang dikeluarkan oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada tahun 2018. Peringatan tersebut mengingatkan potensi kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar di pesawat Boeing 787.

FAA merekomendasikan inspeksi dan penggantian komponen jika diperlukan sebagai langkah pencegahan. Dalam konteks ini, Air India mengungkapkan kesiapannya untuk terus menjalin kerja sama dengan regulator demi memastikan keselamatan penerbangan.

Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan solusi permanen untuk masalah ini, guna menjaga keamanan penumpang dan awak pesawat.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU