Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan rencana besar Presiden Prabowo Subianto dalam mengubah atap rumah dari bahan seng menjadi genteng yang lebih ramah lingkungan. Program ini, yang dikenal sebagai 'Gentengisasi', direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Rencananya, program ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan pada 2 Februari 2026, bertujuan untuk menjadikan hunian di Indonesia lebih aman, sehat, dan menarik.
Studi dan Pembiayaan Program Gentengisasi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan biaya serta metodologi untuk mengganti atap seng dengan genteng. Ia juga menyebutkan kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber pendanaan.
Airlangga menyatakan, "Biayanya tadi sudah kita hitung juga," menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan dana demi keberhasilan program ini.
Pentahapan penganggaran pemerintah harus terpadu dengan pelaksanaan program agar pencapaiannya efektif dan efisien secara menyeluruh.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Visi Prabowo dalam Mewujudkan Gentengisasi
Di acara peluncuran program Gentengisasi, Prabowo Subianto menekankan pentingnya mengganti atap berbahan seng karena sifatnya yang panas dan cenderung berkarat. "Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," jelasnya.
Dengan penggunaan genteng berbasis fly ash, Prabowo berharap dapat meningkatkan keindahan dan kenyamanan tiap rumah.
Prabowo juga berkomitmen agar semua atap di Indonesia menggunakan genteng, serta mendukung Koperasi Merah Putih untuk membangun fasilitas produksi genteng.
Implementasi dan Harapan untuk Indonesia ASRI
Prabowo mengusulkan agar pabrik genteng memanfaatkan sumber daya lokal, termasuk tanah dan campuran limbah lainnya. "Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," ujarnya.
Melalui pembentukan pabrik genteng, diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan memajukan perekonomian lokal.
Dengan langkah ini, diharapkan bahwa tidak hanya estetikasi rumah yang meningkat, tetapi juga kesejahteraan masyarakat akan terdampak positif dari program Gentengisasi.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: