Kamis, 29 JANUARI 2026 • 17:35 WIB

Kekhawatiran dan Nasihat untuk Penggemar Sepak Bola Jelang Piala Dunia 2026 di AS

Author

Kekhawatiran dan Nasihat untuk Penggemar Sepak Bola Jelang Piala Dunia 2026 di AS

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat semakin dekat, namun muncul sejumlah kekhawatiran dari para ahli mengenai keamanan bagi wisatawan internasional.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, mengingatkan penggemar sepak bola untuk mempertimbangkan kembali perjalanan mereka ke AS saat tournament berlangsung.

Pernyataan Sepp Blatter dan Mark Pieth

Sepp Blatter menekankan bahwa penting untuk memperhatikan situasi politik serta kebijakan imigrasi terkini di AS.

Dalam wawancara terpisah, pakar antikorupsi Mark Pieth merekomendasikan agar penggemar sepak bola sebaiknya menunda rencana perjalanan mereka ke AS.

Blatter mengutip Pieth, 'Untuk para penggemar, hanya ada satu nasihat: jauhi AS!. Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini.'

Pieth menambahkan bahwa menonton pertandingan dari rumah bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman bagi penggemar.

Risiko Imigrasi dan Keamanan di AS

Kekhawatiran terkait masalah imigrasi juga menjadi sorotan, dengan Pieth menyatakan bahwa wisatawan mungkin akan dipulangkan jika tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

'Setibanya di sana, para penggemar harus siap jika mereka tidak menyenangkan petugas, mereka bisa langsung dipulangkan dengan penerbangan berikutnya,' ujarnya.

Selain isu imigrasi, kondisi keamanan domestik AS juga menjadi perhatian di tengah ketegangan politik yang ada.

Pieth menegaskan bahwa operasi penegakan hukum oleh agen imigrasi dapat membuat wisatawan merasa kurang aman untuk datang ke AS selama event tersebut.

Upaya Pemerintah AS untuk Menangani Kekhawatiran

Menanggapi berbagai kekhawatiran, Pemerintah Amerika Serikat telah mengambil inisiatif dengan meluncurkan sistem 'FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS)'.

Sistem ini ditujukan untuk memberikan prioritas kepada pemegang tiket Piala Dunia dalam proses wawancara visa.

Pemerintah juga menegaskan bahwa semua pemegang visa harus mematuhi hukum setempat dan mesti meninggalkan AS setelah turnamen berakhir.

Trump sendiri menjamin komitmen pemerintah untuk memastikan keselamatan dan keamanan penggemar yang datang dari berbagai negara.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU