Seorang anggota TNI, Sersan Dua Heri, mendapat sanksi disiplin setelah menuduh Suderajat, pedagang es gabus, menjual makanan yang tidak aman di Kemayoran, Jakarta Pusat. Tuduhan ini berujung pada evaluasi internal dan pemeriksaan laboratorium yang menyatakan es gabus tersebut aman untuk dikonsumsi.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Kejadian ini terjadi pada 24 Januari 2026, ketika Suderajat mengalami insiden kekerasan fisik setelah dituduh oleh beberapa orang yang diduga anggota TNI dan Polri. Dia menjadi korban pemukulan meskipun sudah menyatakan bahwa produknya terbuat dari bahan yang aman.
Kronologi Peristiwa
Suderajat, pedagang berusia 49 tahun asal Depok, pada pagi hari berangkat ke Kemayoran untuk menjual es gabus. Sekitar pukul 10.00 WIB, sejumlah orang mendatanginya dan menuduh produk yang dijualnya mengandung racun.
Dalam insiden tersebut, bagian dari makanan dilemparkan ke arahnya, mengakibatkan luka di wajah. Meskipun dia mencoba menjelaskan bahwa produknya dibuat dari bahan yang aman, tuduhan tersebut tetap berlanjut dan berujung pada pemukulan.
Setelah kejadian, Komandan Distrik Militer melakukan evaluasi untuk mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan terhadap Suderajat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa es gabus yang dijualnya memang aman dan valid sebagai makanan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Reaksi dan Tindakan TNI
Dalam merespons insiden tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menyatakan bahwa kasus ini merupakan kesalahpahaman antara aparat keamanan dan masyarakat. Dandim Kodim 0501/Jakarta Pusat telah dijadwalkan untuk melakukan evaluasi internal.
Donny juga memastikan bahwa hukuman disiplin akan dikenakan kepada Sersan Dua Heri. Selain itu, langkah-langkah komunikasi telah dilakukan untuk meminta maaf kepada Suderajat dan memberikan bantuan adaptasi untuk bisnisnya.
TNI mengambil langkah tegas untuk mengatasi situasi ini dan mencegah kesalahpahaman serupa di masa mendatang. Dengan evaluasi internal ini, diharapkan hubungan antara aparat dan masyarakat akan lebih baik di kemudian hari.
Dukungan untuk Suderajat
Sebagai bagian dari upaya pemulihan hubungan, Kodim 0501/Jakarta Pusat memberikan bantuan berupa kulkas, dispenser, dan kasur spring bed kepada Suderajat. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang usahanya setelah insiden tersebut.
Pihak TNI berupaya meredakan ketegangan dan mendukung warga yang terdampak dari insiden kesalahpahaman ini. Inisiatif ini juga salah satu cara untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap aparat.
Pertemuan untuk membahas dukungan ini berlangsung pada Selasa malam, di mana pihak TNI berharap bisa mengakhiri konflik dan memperbaiki komunikasi dengan pelaku usaha kecil. Situasi ini mempertegas kebutuhan akan interaksi yang lebih baik antara aparat dan masyarakat.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: