Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru saja memberikan perkembangan terbaru mengenai investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi pada tahun 2026.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Pada tahap teknis ini, tim investigasi telah berhasil mengamankan data penting dari pesawat yang terlibat dalam kecelakaan.
Kemajuan Proses Investigasi
Plt. Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Henry Poerborianto, mengungkapkan bahwa alat perekam penerbangan atau flight recorder telah berhasil diunduh dari pesawat yang mengalami kecelakaan.
Henry menegaskan bahwa walaupun data perekam telah diunduh, hasil analisis ke depan masih memerlukan waktu untuk disimpulkan.
Dia menyatakan, "Terkait dengan kecelakaan yang terjadi di 2026, update yang bisa kami sampaikan adalah kami sudah berhasil mengunduh flight recorder."
Proses ini menjadi salah satu langkah krusial untuk menelusuri kronologi teknis sebelum insiden tersebut terjadi.
Data dan Rekaman yang Diperoleh
Setelah proses pengunduhan selesai, KNKT kini mulai mengidentifikasi data yang terekam selama pesawat beroperasi, mencakup lebih dari 180 parameter.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Henry menjelaskan, "Dari hasil download memang kami sudah bisa me-recover untuk flight data recorder atau alat yang merekam data penerbangan sudah berhasil kami unduh dan berisi 171 jam pengoperasian pesawat udara."
Di samping data teknis, tim juga berhasil mengamankan rekaman percakapan dari kokpit, yang diharapkan dapat memberikan konteks lebih mengenai situasi yang mengarah pada kejadian.
Dia menambahkan, "Rekaman ini berisi selama dua jam audio, dua jam percakapan," dan analisis atas rekaman ini membutuhkan waktu serta kehati-hatian.
Verifikasi dan Analisis Data
KNKT memastikan bahwa meskipun telah berhasil mengumpulkan data penting, proses verifikasi dan analisis masih berjalan.
Henry mengungkapkan, "Namun demikian, untuk investigasi sampai dengan saat ini kami masih dalam proses melakukan investigasi... Jadi terkait hal tersebut belum banyak, belum bisa kami sampaikan apa hasil dari isi yang ada di dalam alat perekam penerbangan tersebut."
Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut melakukan rute Yogyakarta menuju Makassar, informasi yang krusial untuk menyusun alur investigasi yang menyeluruh.
KNKT mengimbau publik agar bersabar menunggu hasil resmi dari investigasi yang sedang berlangsung.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: