Selasa, 27 JANUARI 2026 • 14:04 WIB

DPR RI Resmi Setujui Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Author

DPR RI Resmi Setujui Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah menyetujui penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Keputusan ini diambil dalam Sidang Paripurna pada tanggal 27 Januari 2026.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Pelantikan Thomas Djiwandono merupakan langkah penting setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan, serta menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Proses Uji Kelayakan dan Persetujuan DPR

Pemilihan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dimulai dengan uji kelayakan yang diadakan oleh Komisi XI DPR RI. Proses pengujian berlangsung dalam dua sesi pada tanggal 23 dan 26 Januari 2026.

Setelah serangkaian pertanyaan diajukan, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meminta tanggapan dari para anggota dewan terhadap laporan hasil uji kelayakan. "Sekarang perkenankan kami menanyakan ke dewan sidang terhormat, laporan Komisi XI terhadap hasil uji kelayakan calon deputi gubernur BI apakah dapat disetujui?" tanyanya.

Setelah mendengarkan penjelasan, seluruh anggota DPR yang hadir memberikan persetujuan secara serentak dengan menjawab, "Setuju." Keputusan ini membuka jalan untuk pelantikan Thomas Djiwandono.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Latar Belakang Karier Thomas Djiwandono

Thomas Djiwandono memulai karirnya sebagai wartawan pada tahun 1993 sebelum beralih menjadi analis di Whetlock NatWest Securities yang berlokasi di Hong Kong. Pengalamannya dalam bidang keuangan semakin mendalam ketika bergabung dengan Arsari Group sebagai Deputy CEO pada tahun 2006.

Tak hanya berkutat di dunia keuangan, Thomas juga terlibat dalam politik dan pernah aktif di Partai Gerindra. Ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Kalimantan Barat dan menjabat sebagai Bendahara Umum partai tersebut.

Ia juga menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024, melanjutkan karir di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto, yang menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitasnya di sektor ekonomi.

Pengharapan dan Tanggung Jawab ke Depan

Dengan penetapan ini, banyak harapan disematkan kepada Thomas Djiwandono agar mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan kebijakan moneter dan menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Ini menjadi sangat krusial mengingat tantangan global yang harus ditemui saat ini.

Berbagai pihak, termasuk rekan-rekannya dan anggota legislatif, berharap agar Thomas dapat memperkuat kerjasama dengan Kementerian Keuangan dalam usaha menjaga kestabilan perekonomian, terutama dalam menghadapi dinamika pasar global.

Sebagai tambahan, Presiden Prabowo Subianto juga mengusulkan tiga nama calon lainnya untuk posisi Deputi Gubernur BI, yang mencakup Solikin M Juhro dan Dicky Kartikoyono.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU