Senin, 26 JANUARI 2026 • 20:15 WIB

Investigasi Lanjutan atas Kematian Lula Lahfah: Fokus pada Kehadiran Reza Arap

Author

Investigasi Lanjutan atas Kematian Lula Lahfah: Fokus pada Kehadiran Reza Arap

Polisi tengah mendalami penyebab kematian selebgram Lula Lahfah, yang ditemukan di apartemennya dalam keadaan tidak bernyawa. Kehadiran kekasihnya, Reza Arap, di lokasi tingkat kejadian menarik perhatian dalam proses penyelidikan.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandar Syah, menjelaskan bahwa Reza Arap tiba di lokasi setelah menerima kabar mengenai kematian Lula. Saat ini, waktu kedatangan Reza masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Detail Penyelidikan Kematiannya

Lula Lahfah ditemukan dalam keadaan telentang di kasur berselimut putih pada Jumat, 23 Januari 2026, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Sejauh ini, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, yang menjadi fokus utama dalam penyelidikan.

Pada malam penemuan jasad Lula, sekitar pukul 18.44 WIB, tim kepolisian berhasil menemukan beberapa barang bukti di lokasi. Barang-barang tersebut termasuk obat dan surat rawat jalan, yang mungkin akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai keadaan Lula sebelum kematiannya.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Kehadiran Reza Arap di TKP

AKBP Iskandar Syah mengonfirmasi bahwa Reza Arap hadir di lokasi setelah mendengar berita kematian Lula. Namun, tim penyelidik masih menyelidiki waktu kedatangan yang tepat dan relevansinya dengan kejadian tersebut.

Ia menambahkan, 'Iya (datang) setelah dikabari. Makanya kan dugaan masih ada, kalau dugaan belum tahu kan.' Ini menunjukkan bahwa masih ada banyak aspek yang perlu dicermati untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kejadian ini.

Proses Penyidikan oleh Pihak Kepolisian

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa proses penyidikan masih aktif berjalan. Pihak kepolisian kini menunggu hasil uji laboratorium terhadap barang bukti yang diambil dari apartemen Lula untuk menentukan langkah selanjutnya.

Budi juga mengungkapkan, 'Secara umum keterangan dokter yang memeriksa jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan.' Hasil dari uji laboratorium ini diharapkan bisa memberikan informasi yang lebih mendetail dan transparansi kepada masyarakat.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU