Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan tanggapan resmi terhadap tuduhan yang disampaikan oleh Amerika Serikat mengenai penanganan pandemi Covid-19. Tuduhan ini muncul bersamaan dengan keputusan resmi AS untuk keluar dari organisasi tersebut.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam pernyataannya, WHO menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut tidak berdasar dan meneguhkan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan semua Negara Anggota, termasuk AS.
Tuduhan dan Tanggapan WHO
Pemerintah Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, mengklaim bahwa WHO sering melakukan tindakan yang mempermalukan mereka. Dalam responsnya, WHO dengan tegas menyebut tuduhan tersebut sebagai salah paham, dengan menyatakan, "Seperti halnya terhadap setiap Negara Anggota, WHO selama ini selalu berupaya menjalin keterlibatan dengan Amerika Serikat secara itikad baik, dengan penuh penghormatan terhadap kedaulatannya."
WHO juga merinci langkah-langkah yang telah diambil dalam menanggapi pandemi, termasuk aktivasi sistem manajemen insiden darurat setelah laporan pertama kasus di Wuhan, China pada 31 Desember 2019. "Sepanjang pandemi, WHO bertindak cepat, membagikan seluruh informasi yang dimilikinya secara cepat dan transparan kepada dunia, serta memberikan rekomendasi kepada Negara Anggota berdasarkan bukti terbaik yang tersedia," tambah WHO.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Keputusan Amerika Serikat untuk Mundur dari WHO
Pada Kamis, 22 Januari, Amerika Serikat secara resmi mengumumkan keputusannya untuk keluar dari WHO. Langkah ini diambil setelah melalui proses yang diatur dalam Perintah Eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Trump, dengan Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS (HHS) menyatakan bahwa keputusan ini adalah hasil dari masa pemberitahuan yang diwajibkan selama satu tahun.
"Pada 20 Januari 2025, Presiden Donald Trump menandatangani Perintah Eksekutif 14155 yang secara resmi memulai proses penarikan Amerika Serikat dari WHO," jelas pernyataan HHS. Penarikan ini menandai berakhirnya kerja sama antara AS dan WHO di tengah meningkatnya kritik terhadap organisasi tersebut.
Pandangan WHO Mengenai Kritik dan Tindakan Mereka
Menyikapi kritik yang dilayangkan, WHO menyatakan bahwa tidak ada organisasi atau pemerintah yang sempurna dalam menangani krisis kesehatan. Mereka menegaskan komitmennya untuk mendukung negara-negara dalam mengambil keputusan terbaik sesuai kondisi masing-masing.
"WHO merekomendasikan penggunaan masker, vaksin, dan pembatasan jarak fisik, namun tidak pernah merekomendasikan kewajiban masker, kewajiban vaksin, maupun kebijakan lockdown," jelas WHO. Di sisi lain, mereka berharap kolaborasi global dalam penanganan pandemi tetap terjaga meskipun AS telah memutuskan untuk mundur dari WHO.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: