Senin, 26 JANUARI 2026 • 11:12 WIB

Banjir di DKI Jakarta: Semua Genangan Telah Surut Pasca Hujan Deras

Author

Banjir di DKI Jakarta: Semua Genangan Telah Surut Pasca Hujan Deras

Hujan deras yang melanda Jakarta baru-baru ini menyebabkan genangan di berbagai wilayah, namun kini seluruh lokasi yang terendam banjir telah surut.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Pernyataan ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Senin dini hari, menunjukkan hasil kolaborasi penanganan yang efektif.

Kolaborasi Penanganan Banjir

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa seluruh genangan di wilayah Jakarta berhasil diatasi. Data ini diperoleh hingga pukul 03.00 WIB pada Senin (26/1) dan menunjukkan hasil kerja sama antara BPBD dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Yohan menambahkan, 'Hal ini terjadi berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan yang telah mengerahkan personel berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan.'

Peran masyarakat juga menjadi kunci dalam penanganan banjir ini. 'Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya', imbuh Yohan.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing

Imbauan dan Tindakan Pencegahan

BPBD DKI Jakarta mengingatkan bahwa masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi banjir di masa depan. Dalam situasi darurat, hotline 112 siap melayani selama 24 jam untuk darurat.

Langkah pencegahan sedang diterapkan secara kontinu untuk mencegah timbulnya kembali banjir, mengingat cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan genangan kembali muncul.

Strategi Pemerintah Provinsi dalam Mengatasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil berbagai langkah strategis untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda. Salah satunya adalah melalui operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan.

'Operasi modifikasi cuaca (OMC) kami memperpanjang pelaksanaan OMC hingga 27 Januari 2026, bekerja sama dengan BMKG dan TNI AU.' jelas Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial.

Pemerintah juga akan mengoptimalkan penggunaan ratusan pompa di lokasi-lokasi rawan banjir serta mempercepat normalisasi sungai dan waduk untuk meminimalkan risiko banjir di masa mendatang.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU