Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan perintah bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memasang label yang menunjukkan batas waktu konsumsi pada hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Langkah ini diambil guna mengurangi risiko keracunan makanan yang bisa terjadi akibat konsumsi makanan yang sudah lewat dari waktu aman.
Perintah Pemasangan Label
Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, mengharapkan kepala SPPG untuk membuat perjanjian tertulis dengan kepala sekolah berkaitan dengan pemasangan label ini.
Di dalam perjanjian itu, SPPG diharapkan menjelaskan secara detail waktu terakhir konsumsi hidangan MBG di sekolah. Nanik mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi dan konsumsi makanan.
Ia mencatat bahwa banyak kasus keracunan makanan terjadi akibat ketidakpatuhan terhadap batas waktu konsumsi yang telah ditetapkan.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Larangan Membawa Pulang
Dalam pernyataan resmi, Nanik juga melarang makanan MBG dibawa pulang ke rumah untuk meminimalisir risiko keracunan yang mungkin akibat penyimpanan makanan terlalu lama.
Nanik berkomentar, "Kalian membuat perjanjian dengan sekolah... Bila datangnya jam tujuh, ini terakhir dikonsumsi jam sekian, sesuai dengan label. Dan tidak boleh dibawa pulang. Insyaa Allah kalau ini dijalankan nanti bisa mengurangi dampaknya."
Komitmen Bersama untuk Pengawasan
Nanik menegaskan bahwa pengawasan bersama sangat penting untuk pelaksanaan peraturan ini. SPPG diharapkan mendistribusikan hidangan MBG tepat waktu, sementara pihak sekolah harus memantau konsumsi di lingkungan sekolah.
Ia merekomendasikan agar pengumuman tentang ketentuan ini disampaikan secara berkala, baik melalui pengumuman di sekolah maupun pelabelan pada kemasan makanan.
Nanik mencatat, "Perlu dipasang label, sebaiknya dikonsumsi pukul berapa, alat untuk pelabelan juga murah."
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: