Raffi Ahmad baru-baru ini mengalami saat menegangkan ketika helikopter yang ditumpanginya dalam perjalanan kerja ke Bali mengalami masalah. Cuaca buruk membuat helikopter nyaris mendarat darurat di area sawah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Raffi bersama beberapa kolega, termasuk seorang pengusaha, merasakan tingkat ketegangan saat insiden tersebut terjadi. Manajernya, Prio, mencatat momen ketika Raffi berusaha menenangkan penumpang lainnya.
Detil Kejadian
Insiden terjadi saat Raffi Ahmad dan rombongannya sedang dalam perjalanan ke Bali. Cuaca buruk menjadi penyebab utama helikopter mengalami masalah dan hampir tidak dapat mendarat dengan aman.
Dalam situasi tersebut, Raffi terlihat berupaya menenangkan penumpang lain, menandakan situasi yang cukup mengkhawatirkan. Manajernya, Prio, mengabadikan momen itu melalui rekaman video.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Reaksi Raffi Ahmad
Setelah insiden, Raffi Ahmad memberikan wawancara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dalam kesempatan tersebut, ia berbicara tentang pentingnya berdoa saat menghadapi situasi yang tidak terduga.
"Ya, namanya juga hidup, jadi harus banyak-banyak berdoa. Memang cuaca juga tidak lagi menyebutkan. Yang paling penting jaga kesehatan semuanya, dan banyak-banyak berdoa," ujarnya.
Pandangan Mengenai Hidup dan Mati
Raffi juga menekankan pemikirannya tentang hidup dan mati yang berada di tangan Tuhan. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa menjaga ketenangan dan berdoa adalah hal yang sangat penting dalam situasi sulit.
"Kalau saya sih orangnya ya sudahlah. Hidup mati kita kan di tangan Allah, ya. Yang penting kita banyak-banyak berdoa saja," ungkapnya, mencerminkan pandangan religius yang kuat.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: