Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan telah menyerahkan jenazah pramugari Esther Aprilita Sianipar kepada keluarganya di Makassar. Momen tersebut berlangsung dalam suasana haru yang menyelimuti lokasi penyerahan.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Jenazah diterima oleh ayah Esther pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 16:41 Wita, didampingi perwakilan dari maskapai Indonesia Air Transport (IAT) yang turut mengungkapkan belasungkawa.
Proses Penyerahan Jenazah
Penyerahan jenazah dilakukan di kantor Biddokkes Polda Sulsel, menyisakan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Suasana haru terasa di antara anggota keluarga dan perwakilan maskapai yang mendampingi.
Ayah Esther terlihat menguatkan diri saat menerima berkas penyerahan, menandakan kedalaman cinta yang tercermin dalam momen tersebut. Seorang perwakilan maskapai pun memberikan pelukan hangat kepada sang ayah, melanjutkan tradisi dukungan dalam situasi sulit.
Keluarga turut didampingi oleh sejumlah pegawai DVI yang berperan penting dalam proses identifikasi, menunjukkan profesionalisme dan dedikasi mereka.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Suasana Haru di Lokasi Serah Terima
Dalam momen emosional tersebut, wajah keluarga menunjukkan rasa duka yang dalam namun mereka berusaha untuk tabah. Rasa syukur terlihat jelas saat ayah Esther berterima kasih kepada pihak DVI walaupun kesedihan menyelimuti.
“Terima kasih, terima kasih,” kata ayah Esther yang terdengar pelan, sebuah ungkapan yang menyentuh hati semua yang hadir. Suasana haru semakin mendalam ketika keluarga saling berpegangan tangan, saling menguatkan di antara mereka.
Momen ini tidak hanya menjadi perpisahan, tetapi juga simbol perhatian dan simpati dari semua orang yang berbagi dalam kesedihan ini.
Perjalanan Jenazah ke Bogor
Setelah penyerahan, proses selanjutnya adalah membawa jenazah menuju tempat asalnya di Bogor, Jawa Barat. Jenazah dimasukkan ke dalam ambulans milik Biddokkes Polda Sulsel untuk penerbangan ke Jakarta.
Salah satu petugas DVI menyampaikan tujuan perjalanan dengan mengatakan, “(Jenazah) atas nama Esther diterbangkan ke Jakarta, lanjut ke Bogor (Jawa Barat).” Rencana ini adalah langkah penting bagi keluarga untuk membawa Esther kembali ke tanah kelahirannya.
Kepulangan Esther menjadi harapan dan tujuan bagi keluarga, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang mereka cintai.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: